Berita

Ketua Umum DPP Projo, Budi Arie Setiadi, di sela Rakernas VI Progo di Jakarta/RMOL

Politik

Tiga DPC Projo Jakarta Dukung Ganjar, Budi Arie: Kasian Capresnya

MINGGU, 15 OKTOBER 2023 | 16:55 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Sikap Projo hanya satu, yakni mendukung Prabowo Subianto sebagai Capres 2024. Maka, bila ada yang mendeklarasikan Capres lain, jelas bukan bagian dari Projo.

Demikian ditegaskan Ketua Umum DPP Projo, Budi Arie Setiadi. "Ini narasi jangan dibangun bahwa ada Projo lain. Projo enggak ada yang lain, Projo ya di sini. Yang namanya Projo ini, kami terdaftar di Kumham," tegasnya, di Hotel Grand Sahid, Jakarta Pusat, Minggu (15/10).

Menteri Komunikasi dan Informatika ini mengaku iba dengan Ganjar Pranowo yang didukung Projo palsu. Pasalnya, Projo yang asli mendukung dan mendeklarasikan Prabowo Subianto.


"Kalau ada sekelompok kecil masyarakat ingin memakai nama Projo dan mengarahkan ke Capres tertentu, yang kasian Capresnya. Karena pake barang kw 4. Paham gak?" Budi balik bertanya.

Dia juga meminta masyarakat tidak menggiring opini bahwa ada Projo tandingan, dan mengimbau seluruh elemen masyarakat tidak menyuarakan adanya dukungan Projo ke Ganjar Pranowo.

"Jangan bilang ada Projo yang lain, Projo ya Projo, Projo ya yang ini, berkumpul semua dari Sabang sampai Merauke begitu," katanya, di sela Rakernas Projo.

Meski begitu dia menghormati dan menghargai sikap dan dukungan setiap warga negara terhadap salah satu Capres.

"Orang mau dukung siapapun boleh, enggak masalah. Ini kan kontestasi demokrasi sesama anak bangsa, biasa aja, cuma yang kita keberatan, apa kurang kreatif atau gimana ya, atau Projo ini jadi terlalu penting, sehingga namanya perlu dipakai, diseret-seret, gitu," sesalnya.

"Kalau Projo, the real Projo ya di sini, begitu ya," pungkas Budi Arie Setiadi.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Polri Didorong Selidiki PKS yang Membeli TBS di Bawah Harga Resmi

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:23

Kapolri Ngaku Belum Baca Rinci UU Polri yang Baru Disahkan

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:17

Pemerintah Ungkap Alasan Kenaikan Batas Usia Pensiun Anggota Polri

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:14

Rel Pertama, Palang Terakhir

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:09

KPK Temukan Indikasi TPPU dalam Kasus Silmy Karim

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:02

Paripurna DPR Sahkan RUU Polri jadi UU

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:41

Dewan Kesejahteraan Buruh Batal Dibentuk, Ini Penjelasan Mensesneg

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:37

Ada Tiga Modus Propaganda Disintegrasi yang Membonceng Film Pesta Babi

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:24

Pertanyakan Laporan Keuangan Danantara, FPHI Bersurat ke Presiden Prabowo

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:17

Emas Antam Merosot Rp10.000, Turun ke Level Rp2,73 Juta per Gram

Selasa, 09 Juni 2026 | 10:58

Selengkapnya