Berita

Konferensi pers Majelis Permusyawaratan Ummat Islam Indonesia (MPUI-I) di Hotel Balairung, Jakarta, Minggu siang (15/10)/RMOL

Politik

MPUI-I Desak Pemerintah Hentikan Obsesi Pertumbuhan Berbasis Utang dan Investasi Asing

MINGGU, 15 OKTOBER 2023 | 12:00 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Gelar sidang umum ketiga, Majelis Permusyawaratan Ummat Islam Indonesia (MPUI-I) meminta pemerintah untuk menghentikan obsesi pertumbuhan berbasis utang dan investasi asing.

Hal itu disampaikan langsung Jurubicara MPUI-I, Tgk Hasanuddin Yusuf Adan saat acara konferensi pers yang digelar di Hotel Balairung, Jakarta, Minggu siang (15/10).

Hasanuddin mengatakan, MPUI-I telah menggelar sidang umum yang ketiga selama tiga hari sejak Jumat (13/10) hingga Minggu (15/10).


Dari sidang umum tersebut, MPUI-I menyampaikan beberapa sikap. Salah satunya, MPUI-I menyerukan penguatan dakwah amar maruf nahi munkar untuk memerangi kezaliman dan menegakkan keadilan dalam rangka menyelamatkan eksistensi NKRI.

"Hentikan obsesi pertumbuhan berbasis utang dan investasi asing," kata Hasanuddin seperti dikutip Kantor Berita Politik RMOL, Minggu siang (15/10).

Menurut Hasanuddin, utang dan investasi asing dapat menggerus kedaulatan, keadilan, dan kesejahteraan umum bagi seluruh rakyat Indonesia.

"Kasus di Pulau Rempang merupakan fenomena gunung es. Di mana, masyarakat adat kehilangan martabat, sumber mencari nafkah, serta masa depannya," terang Hasanuddin.

Kasus di Pulau Rempang kata Hasanuddin, sebagai bukti terakhir rangkaian maladministrasi publik. Di mana, hukum dibuat bukan untuk kepentingan publik, melainkan untuk kepentingan penguasa dan investor asing.



Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Teknik Klasik, Kaitkan Prabowo dengan Teror Aktivis

Kamis, 02 April 2026 | 14:02

Kepala BNPB hingga BMKG Turun Langsung ke Lokasi Gempa di Sulut dan Malut

Kamis, 02 April 2026 | 13:59

TEBE Siap Tebar Dividen Rp200,46 Miliar, Cek Jadwal Lengkapnya

Kamis, 02 April 2026 | 13:51

Penerapan WFH di DKI Bisa Jadi Contoh Penghematan BBM

Kamis, 02 April 2026 | 13:40

Awas Penunggang Gelap Gelar Operasi Senyap Jatuhkan Prabowo Lewat Kasus Aktivis KontraS

Kamis, 02 April 2026 | 13:33

Kemkomdigi Tunggu Itikad Baik Youtube dan Meta Patuhi PP Tunas

Kamis, 02 April 2026 | 13:20

Trump akan Tarik Pasukan, Tanda Amerika Kalah Perang Lawan Iran

Kamis, 02 April 2026 | 13:19

Demi AI, Oracle PHK 30.000 Karyawan Lewat Email

Kamis, 02 April 2026 | 13:19

ASN Diwanti-wanti WFH Bukan Libur Panjang

Kamis, 02 April 2026 | 13:15

Aksi Heroik Sugianto Bikin Prabowo Bangga, Diganjar Penghargaan Presiden Korsel

Kamis, 02 April 2026 | 13:09

Selengkapnya