Berita

USS Dwight D. Eisenhower/Net

Dunia

AS Kirim Kapal Induk Kedua ke Dekat Israel

MINGGU, 15 OKTOBER 2023 | 08:45 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Amerika Serikat (AS) telah mengerahkan kapal induk kedua ke Mediterania timur dekat Israel. Itu terjadi setelah militer Israel mengumumkan tahap selanjutnya serangan balasan ke Gaza dari wilayah udara, laut, dan darat.

Menurut Menteri Pertahanan AS Lloyd Austin, Pentagon telah mengarahkan kapal induk USS Dwight D. Eisenhower ke Mediterania timur.

“(Pengerahan dilakukan) sebagai bagian dari upaya kami untuk mencegah tindakan permusuhan terhadap Israel atau upaya apa pun untuk memperluas perang ini setelah serangan Hamas terhadap Israel," ujar Austin, seperti dimuat ABC News, Minggu (15/10).


Beberapa hari yang lalu, AS juga telah mengerahkan kelompok penyerang kapal induk USS Gerald R. Ford ke wilayah tersebut untuk menunjukkan komitmen Amerika terhadap Israel dan berfungsi sebagai alat pencegah agar Iran dan Hizbullah tidak terlibat dalam konflik Israel-Hamas.

“Peningkatan postur ini dimaksudkan sebagai demonstrasi nyata dalam tindakan dan tidak hanya dalam kata-kata dukungan AS terhadap pertahanan Israel dan berfungsi sebagai sinyal pencegah bagi Iran, Hizbullah Lebanon, dan proksi lainnya di kawasan,” kata seorang pejabat senior pertahanan AS.

Bergabungnya Eisenhower dengan Ford akan meningkatkan unjuk kekuatan dan meningkatkan pesan pencegahan.

Pejabat AS ketiga mengatakan kepada ABC News bahwa Pentagon juga mempertimbangkan penempatan kapal serbu amfibi USS Bataan lebih dekat ke Israel untuk memberikan dukungan tambahan jika diperlukan.

Kelompok penyerang Eisenhower mencakup kapal induk USS Eisenhower dan kapal penjelajah berpeluru kendali USS Philippine Sea (CG-58), serta kapal perusak berpeluru kendali USS Laboon (DDG-58), USS Mason (DDG-87) dan USS Gravely (DDG- 107).

Sementara kelompok penyerang USS Ford yang sudah tiba di perairan Mediterania timur sejak Selasa (10/10) mencakup kapal penjelajah USS Normandy (CG 60), serta kapal perusak USS Thomas Hudner (DDG 116), USS Ramage (DDG 61), USS Carney (DDG 64), dan USS Roosevelt (DDG 80).

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Manusia Nusantara dan Karakteristiknya

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:59

Diduga Terlibat Korupsi, Wali Kota Pematangsiantar Dilaporkan ke KPK

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:40

Telkom Bidik Peluang AI di Berbagai Sektor Industri Lewat Alcosystem

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:20

Bahlil: Bagi Golkar, Kosgoro ‘Seng Ada Lawan’

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:57

Film Pesta Babi Dianggap jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:33

Banyak Orang Cemas dengan Ekonomi Indonesia, Chatib Basri jadi Solusi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:15

Membongkar Jaringan Korupsi Terstruktur Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:55

Penangkapan 320 WNA Jaringan Judol jadi Kado Manis Hari Bhayangkara

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:30

Kasus Silmy Karim Harus jadi Momentum Reformasi Total Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:10

Purbaya Bantah Isu Mundur dari Menkeu: Saya Lebih Suka Maju!

Sabtu, 06 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya