Berita

Bendahara Umum Partai Nasdem, Ahmad Sahroni/RMOL

Politik

Jawab Alexander Marwata Soal Aliran Duit SYL, Nasdem Singgung Lobi-lobi Seleksi Komisioner KPK

MINGGU, 15 OKTOBER 2023 | 01:28 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Proses seleksi pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) disinggung Bendahara Umum (Bendum) Partai Nasdem, Ahmad Sahroni,

Pernyataan Sahroni merupakan respons atas ucapan Wakil Ketua KPK, Alexander Marwata, soal aliran duit perasan Syahrul Yasin Limpo yang diduga mengalir ke partai.

"Pimpinan KPK waktu dalam proses pemilihan itu melalui partai politik, ada lobi-lobi di partai politik, di DPR terkait dengan proses pemilihan, yang akhirnya kita-kita di DPR memilih para pimpinan yang sekarang," ujar Sahroni dalam jumpa pers di Nasdem Tower, Gondangdia, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (14/10).


Dia menjelaskan, pernyataan Wakil Ketua KPK, Alexander Marwata, seyogyanya tidak disampaikan langsung ke publik. Karena diduga masih ada aliran uang kejahatan SYL dalam kasus pemerasan, gratifikasi, dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) di Kementan ke Nasdem.

"(Harusnya) Pak Alex menyampaikan ini sebagai informasi yang diduga adalah aliran ke partai," sambungnya menegaskan.

Maka dari itu, Nasdem menduga KPK sengaja membuka dugaan-dugaan aliran uang kejahatan SYL tanpa maksud menegakkan hukum.

"Pak Alex ini tendensius ke partai kami. Kenapa benci bener, kok seolah-olah kita ini busuk banget," demikian Sahroni menyesalkan. 

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya