Berita

Prabowo Subianto dan Erick Thohir/Net

Politik

Pengamat: Pengalaman Erick Sebagai Teknokrat, Cocok Menjadi Pendamping Prabowo

SABTU, 14 OKTOBER 2023 | 23:40 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Berpengalaman sebagai teknokrat, Menteri BUMN Erick Thohir bisa menjadi figur yang tepat untuk mendampingi Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, pada gelaran Pilpres 2024.

Dalam pandangan peneliti Polling Institute, Kennedy Muslim, kualifikasi yang dimiliki Erick, bisa melengkapi karakter kepemimpinan yang dimiliki Prabowo.

"Jika dipasangkan dengan Prabowo, Erick ini ada faktor teknokrat dari kinerjanya yang sangat baik di pemerintahan," kata Kennedy kepada wartawan, Sabtu (14/10).


Secara elektoral, kata Kennedy, Erick juga bisa memaksimalkan modal elektoral yang dimiliki Prabowo.

Lanjutnya, dalam skema pasangan capres dan cawapres Polling Institute periode Oktober 2023, nama Prabowo dan Erick ini berada di posisi teratas dengan hasil 39,2 persen.

Pasangan itu, mengalahkan skema pasangan capres PDI Perjuangan Ganjar Pranowo dan Gubernur Jawa Timur Khofifah (28,5 persen), dan duet Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) Anies Baswedan – Muhaimin Iskandar (18,9 persen).

"Simulasi pasangan Prabowo dan Erick Thohir ini elektabilitasnya sangat kuat ya dan tampak kedua tokoh ini unggul," demikian Kennedy.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya