Berita

PJ Gubernur NTB, Drs. H. Lalu Gita Ariadi., M.Si meninjau lokasi sentra budidaya Lobster yang ada di Telong Elong Kabupaten Lombok Timur/Net

Bisnis

Pj Gubernur NTB: Vietnam Memang Produsen Lobster Dunia tapi Benihnya Berasal dari Lombok

SABTU, 14 OKTOBER 2023 | 14:50 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Lokasi sentra budidaya lobster di kawasan Telong Elong, Kabupaten Lombok Timur, mendapat kunjungan khusus dari Pj Gubernur Nusa Tenggara Barat, Lalu Gita Ariadi.

Selama kunjungan yang berlangsung pada Kamis (12/10), Pj Gubernur yang akrab disapa Miq Gite memaparkan sejumlah potensi Telong Elong, yang saat ini memiliki beberapa terobosan budi daya termasuk udang vaname, lobster dan rumput laut.

“Telong Elong merupakan sentra budidaya yang sangat potensial," kata Miq Gite, seperti dimuat situs Pemprov NTB, Jumat (13/10).


Ia menjelaskan, berdasarkan keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 64 Tahun 2021 Telong Elong masuk dalam Kampung Perikanan Budidaya, termasuk Teluk Jor, Ketapang Raya, Maringkik, Gili Ree, Gili Belek, sampai dengan pantai Pink dengan luas wilayah perairan sekitar 1.928 Hektar.

Lalu Teluk Ekas sekitar 2.195 Hektar, Teluk Seriwe 1.200 Hektar, dengan jumlah pembudidaya 1.809 orang dan jumlah kubang atau Keramba Jaring Apung (KJA) sekitar 8.438.
 
“Dan perlu dicatat bahwa dari 10.000 Keramba Jaring Apung yang ada di Indonesia 8.438 lubang ada di Kabupaten Lombok Timur," tambah Miq Gite.

Meskipun mengakui bahwa saat ini Vietnam menjadi produsen lobster di dunia, Miq Gite tetap berbangga karena mayoritas benih berasal dari wilayahnya.

"Jumlah keramba jaring apung yang dimiliki Vietnam 150.000, tapi benihnya bersumber dari Lombok Nusa Tenggara Barat” ujarnya.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya