Berita

Jurubicara Kementerian Luar Negeri RI Lalu Muhammad Iqbal dan Direktur Perlindungan WNI Kemlu RI Judha Nugraha/Ist

Dunia

Kemlu: Total Ada 143 WNI Menetap di Wilayah Palestina dan Israel

JUMAT, 13 OKTOBER 2023 | 15:47 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pemerintah, melalui Kementerian Luar Negeri, mencatat terdapat 143 warga negara Indonesia (WNI) yang tinggal menetap di wilayah Palestina dan Israel hingga Kamis malam (12/10).

Dari 143 WNI tersebut, sebanyak 10 di antaranya berada di Jalur Gaza, 94 orang di Arrava, 2 orang di Beer Sheba, 9 orang di Yerusalem, 2 orang di Nahariya, 13 orang di Tel Aviv, dan 13 orang tersebar.

"Ini adalah data warga negara kita yang tinggal menetap. Total ada 143 WNI di wilayah Israel dan Palestina," kata Direktur Perlindungan WNI Kemlu RI, Judha Nugraha dalam press briefing di Kantor Kemlu RI, Jakarta Pusat pada Jumat (13/10).


Judha mengungkap, pihaknya terus melakukan komunikasi dengan para WNI untuk koordinasi terkait rencana evakuasi. Kendati begitu, ia mengaku mengalami kesulitan dalam melakukan koordinasi dengan 10 WNI di Jalur Gaza.

"Hingga saat ini Israel masih terus membombardir Gaza. Ini yang paling sulit dilakukan," ucapnya.

Sementara itu, Judha menambahkan, pihaknya terus melakukan komunikasi intensif dengan 133 WNI lainnya terkait upaya evakuasi dari wilayah berbahaya menuju wilayah yang lebih aman.

"Namun berdasarkan informasi terakhir, dari 133 (WNI) tersebut, hanya empat yang ingin meninggalkan wilayah tersebut karena mungkin mereka merasa aman," pungkasnya.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Gus Lilur Laporkan Dugaan Jual Beli Suara Muktamar NU ke KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 00:20

Ledakan Besar Guncang Pasar Cimanggis-Ciputat, 2 Orang Dikabarkan Tewas

Kamis, 15 Oktober 2026 | 00:00

Danantara Minta Maaf dan Ambil Alih PLN Batam Usai Listrik Padam

Rabu, 14 Oktober 2026 | 23:36

Pemerintah Diminta Gencar Sosialisasikan Beasiswa Pendidikan untuk Anak Papua

Rabu, 14 Oktober 2026 | 23:08

Ijazah Keluarga Jokowi itu Terus Melahirkan Masalah Bangsa

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:54

GoTo Gelar RUPSLB, Restui Pembatalan Saham Tresuri dan Perombakan Direksi

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:26

Terdakwa Pemerasan Bangun Paulus Dijemput Paksa di Tempat Hiburan, Alasan Mangkir Sakit

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:17

Kaya Omega-3, Bumi Wijaya Pilih Ikan Sidat untuk Gizidat

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:07

Indonesia-Malaysia Perkuat Kerja Sama Imigrasi, Pencegahan TPPO jadi Perhatian

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:05

Pertamina Patra Niaga Maksimalkan Langkah Pemulihan Layanan BBM di Bali

Rabu, 14 Oktober 2026 | 21:52

Selengkapnya