Berita

Kondisi Jalur Gaza yang dibombardir oleh Israel/Net

Dunia

Relawan MER-C di Gaza: Tidak Ada Tempat Aman, Semua Hancur Rata dengan Tanah

JUMAT, 13 OKTOBER 2023 | 12:12 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Kondisi Jalur Gaza terus memburuk sejak Israel melakukan aksi serangan balasan dan mendeklarasikan perang dengan Hamas.

Seorang relawan Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) Indonesia yang ada di Jalur Gaza, Fikri Rofiul Haq pada Jumat (13/10) mengungkap kondisi di sana sangat hancur. Bahkan tidak ada lagi tempat yang aman.

"Sampai saat ini memang sudah tidak ada tempat aman. Mengingat pihak Israel sudah menyerang rumah sakit Indonesia, rumah sipil yang ada di jalur Gaza, perkantoran, masjid, sudah benar-benar luluh lantak hancur rata dengan tanah," ujarnya kepada Kantor Berita Politik RMOL.


Fikri yang saat diwawancara berada di Wisma Joserizal, Palestina, mengaku masih mendengar suara dentuman keras dari bom-bom yang diluncurkan Israel ke Jalur Gaza, baik melalui darat dan juga laut.

Dikatakan Fikri, saat ini tim MER-C yang berjumlah tiga orang belum bisa melakukan aktivitas kemanusiaan seperti biasanya karena kondisi tersebut.

"Saat ini tim MER-C yang berjumlah tiga personel tidak bisa bergerak ke mana-mana karena kondisi yang tidak kondusif," ungkapnya.

Kendati demikian, menurut laporan Fikri, MER-C pusat akan mengirimkan lima tim, tiga di antaranya adalah dokter spesialis ortopedi, anestesi dan lainnya.

Dia berharap tim dan bantuan tambahan akan secepatnya datang ke jalur Gaza dan membantu lebih banyak warga terdampak.

"Kita berdoa supaya mereka bisa dengan cepat masuk ke jalur Gaza dan akan fokus membantu warga dengan obat-obatan dan pangan," kata Fikri.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Bahlil Ungkap Defisit Minyak RI Hampir 1 Juta Barel per Hari

Selasa, 15 September 2026 | 10:24

Pemerintah Terus Perbaiki DTSEN agar Bansos Tepat Sasaran

Selasa, 15 September 2026 | 10:15

Jelang Sertijab Menteri Keuangan, Rupiah Melemah ke Rp17.674 per Dolar AS

Selasa, 15 September 2026 | 10:10

Pitra Romadoni Pilih Restoratif Justice soal Kasus ITE di Polres Bogor

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

Bahlil Buka Suara soal Antrean BBM Subsidi di Makassar

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

KPK Benarkan Presiden Direktur Summarecon Agung Turut Terjaring OTT

Selasa, 15 September 2026 | 10:02

IBC Mulai Produksi Baterai di Karawang, Kapasitas Awal 6,9 GWh

Selasa, 15 September 2026 | 09:57

Ruang Akademik Menuju Ekosistem Hak Asasi Manusia

Selasa, 15 September 2026 | 09:48

Turun Dua Hari Beruntun, Emas Antam Ambruk ke Rp2,5 Juta per Gram

Selasa, 15 September 2026 | 09:44

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon Usai OTT

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Selengkapnya