Berita

Representative Image/Net

Bisnis

24.000 Ton Beras Impor Asal Vietnam Tiba di Jakarta

KAMIS, 12 OKTOBER 2023 | 19:13 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Sebanyak 24.000 ton beras impor asal Vietnam dikabarkan telah tiba di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara pada Kamis (12/10).

Pengiriman ini merupakan bagian dari penugasan impor beras pemerintah kepada Bulog yang harus mengamankan pasokan 2 juta ton beras hingga akhir 2023.

"Hari ini saya mengecek daripada kedatangan beras impor yang ditugaskan kepada Bulog. Kebetulan yang ada di pelabuhan sedang bongkar 24.000 ton," kata Direktur Utama perum Bulog, Budi Waseso alias Buwas.


Buwas menyebut bahwa pembongkaran beras impor dilakukan serentak di 17 pelabuhan lainnya seperti di Pelabuhan Tanjung Perak, Tanjung Emas dan,  Pelabuhan Malahayati, seperti dikutip dari Kompas TV.

Dalam penjelasannya, Buwas mengatakan pembongkaran beras impor tersebut berasal dari beberapa negara seperti Thailand, Vietnam, Myanmar, dan Pakistan.

"Jadi hari ini sebagian yang kita bongkar, saya lihat, cek yang di Jakarta Tanjung Priok, Tanjung Perak juga, Tanjung Emas juga," ujarnya.

Dirut Bulog itu pun lebih lanjut menjamin kondisi beras yang baik dan berkualitas dari beras impor yang telah dibongkar hari ini, yang akan dibawa menuju gudang Bulog di Jakarta dan Karawang.

"Tentu ini untuk kecukupannya sesuai dengan perhitungan kebutuhan setiap wilayah jadi kita lakukan seperti ini," tambahnya.

Datangnya pasokan impor dari Vietnam ini merupakan bagian dari 400 ribu ton beras yang disebut Jokowi sedang berada di dalam perjalanan, untuk menambah pasokan 1,6 juta ton beras yang telah diamankan di gudang Bulog.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Purbaya Siapkan Sanksi bagi Importir Buntut Kontainer Menumpuk

Minggu, 07 Juni 2026 | 00:21

Kebakaran Rumah di Palmerah, 17 Unit dan 85 Personel Damkar Dikerahkan

Minggu, 07 Juni 2026 | 00:05

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Widiyanti Putri Wardhana dan Nusron Wahid Layak Direshuffle

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:38

Kompetisi Ketapel Antar ASN

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:19

Buzzer Jokowi Jangan Dulu Pesta, P21 Bukan Vonis Pengadilan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:00

Investor Asing Laporkan Dugaan Penyalahgunaan Dana Proyek Marina Bay City ke Polda Bali

Sabtu, 06 Juni 2026 | 22:48

Kritik Rocky Gerung, Gumarang: Menteri Keuangan Bukan Sekadar Kasir

Sabtu, 06 Juni 2026 | 22:27

State-Driven Economy untuk Hentikan Ketimpangan dan Ketergantungan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:57

Puluhan Miliar Dana Investasi Dipersoalkan, Siapa Bertanggung Jawab di Marina Bay City?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:33

Selengkapnya