Berita

Ketua Umum PBB, Yusril Ihza Mahendra/RMOL

Politik

Yusril: Prabowo Katakan Kepada Saya Soal Nama Nanti Diajukan ke Pak Lurah

KAMIS, 12 OKTOBER 2023 | 17:58 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra mengungkapan ihwal percakapannya dengan Prabowo Subianto terkait calon wakil presiden pendampingnya.

Kepada Yusril, Prabowo mengatakan sejumlah nama yang diajukan oleh ketua umum partai politik di Koalisi Indonesia Maju (KIM) akan langsung diserahkan kepada "Pak Lurah".

Pernyataan itu terlontar ketika ditanya soal nama-nama calon presiden pendamping Prabowo. Nama Yusril sempat mencuat menjadi cawapres Prabowo namun perlu restu dari Pak Lurah.


"Pak Prabowo mengatakan kepada saya begini ,biar aja Pak Yusril ini kan bagus kalau misalkan Golkar ngajukan, PAN mengajukan, PBB mengajukan, Gelora mengajukan, nanti nama-nama ini saya bawa ke Pak Lurah, Pak Lurah mana nih yang kira-kira menurut bapak saya putuskan," kata Yusril saat ditemui di kawasan Jakarta Selatan, Kamis (12/10).

Yusril mengatakan saat ini pihaknya bisa saja mendesak Prabowo menjadikannya cawapres, lantaran dari segi kapabilitas sangat mumpuni meskipun elektabilitas belum tampak signifikan. Namun, potensi itu bisa terjadi atau tidak tergantung Pak Lurah.

"Jadi sebenarnya kalau ngotot-ngototan bisa terjadi bisa juga tidak sih. Tapi bisa kalau ngotot-ngototan, misal terjadi deadlock, saya katakan tadi saya tidak abisin di depan lah, tapi katakan di terakhir. Saya sebenarnya kompromi seperti ini terjadi di (tahun) 99," tutupnya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo sempat menyinggung soal dirinya yang kerap dikatakan Pak Lurah oleh masyarakat pada sidang tahunan MPR/DPR/DPD RI, pada 16 Agustus 2024.

Jokowi menegaskan bahwa dirinya bukanlah Pak Lurah melainkan seorang pemimpin negara.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Manusia Nusantara dan Karakteristiknya

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:59

Diduga Terlibat Korupsi, Wali Kota Pematangsiantar Dilaporkan ke KPK

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:40

Telkom Bidik Peluang AI di Berbagai Sektor Industri Lewat Alcosystem

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:20

Bahlil: Bagi Golkar, Kosgoro ‘Seng Ada Lawan’

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:57

Film Pesta Babi Dianggap jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:33

Banyak Orang Cemas dengan Ekonomi Indonesia, Chatib Basri jadi Solusi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:15

Membongkar Jaringan Korupsi Terstruktur Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:55

Penangkapan 320 WNA Jaringan Judol jadi Kado Manis Hari Bhayangkara

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:30

Kasus Silmy Karim Harus jadi Momentum Reformasi Total Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:10

Purbaya Bantah Isu Mundur dari Menkeu: Saya Lebih Suka Maju!

Sabtu, 06 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya