Berita

Anggota jemaat bernyanyi dan bernyanyi selama kebaktian gereja di Nigeria/Net

Dunia

Nigeria Larang Warga Kristen Ziarah ke Israel

KAMIS, 12 OKTOBER 2023 | 17:57 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Kegiatan ziarah umat Kristiani asal Nigeria ke Israel terpaksa dihentikan karena situasi keamanan yang semakin mencekam di wilayah Gaza.

Kabar itu diungkap oleh Direktur Mobilisasi dan Sensitisasi Komisi Peziarah Kristen, Sunny Udeh dalam sebuah pernyataan, seperti dimuat African News pada Kamis (12/10).

Menurut penuturan Udeh, sekelompok jemaat Kristen awalnya berencana pergi ziarah ke Israel pada Selasa (11/10). Tetapi jadwal kepergian mereka dibatalkan karena alasan keamanan.


"Nigeria untuk sementara waktu menghentikan semua peziarah ke Israel hingga pemberitahuan lebih lanjut," ungkapnya.

Udeh berharap permusuhan segera berakhir, sebelum musim ziarah berakhir Desember mendatang.

"Perang telah menciptakan ketidakpastian dalam perencanaan kami untuk ziarah pada bulan Desember. Kami berharap permusuhan akan berakhir sebelum akhir musim penziarahan," kata Udeh.

Wilayah Gaza kembali panas setelah kelompok militan Palestina, Hamas, melancarkan serangan darat dan udara kepada tentara Israel pada Sabtu lalu (7/10).

Tragisnya, konflik tersebut telah merenggut nyawa sedikitnya 1.200 warga Israel, dengan serangan balasan di Jalur Gaza dari Tel Aviv yang mengakibatkan kematian sedikitnya 1.000 warga Palestina.

Sebelum pertempuran besar tersebut, sekitar 18.000 peziarah Kristen dari Nigeria melakukan perjalanan ke tempat-tempat suci di Israel dan Yordania setiap tahunnya.

Meski ziarah ke Israel dilarang, pemerintah Nigeria mengizinkan
penerbangan komersial dari Nigeria ke Tel Aviv tetap beropersi.

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Tujuh Kader Baru Resmi Masuk PSI, Mayoritas Eks Nasdem

Sabtu, 31 Januari 2026 | 18:11

Penanganan Hukum Tragedi Pesta Pernikahan di Garut Harus Segera Dituntaskan

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:34

Kata Gus Yahya, Dukungan Board of Peace Sesuai Nilai dan Prinsip NU

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:02

Pertamina Bawa Pulang 1 Juta Barel Minyak Mentah dari Aljazair

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:29

Penegakan Hukum Tak Boleh Mengarah Kriminalisasi

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:11

Kementerian Imipas Diminta Investigasi Rutan Labuan Deli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:07

Ekonomi Indonesia 2026: Janji vs Fakta Daya Beli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:21

Gus Yahya: 100 Tahun NU Tak Pernah Berubah Semangat dan Idealismenya!

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:07

Australia Pantau Serius Perkembangan Penyebaran Virus Nipah

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:57

Mundur Massal Pimpinan OJK dan BEI, Ekonom Curiga Tekanan Berat di Pasar Modal

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:52

Selengkapnya