Berita

Kolase Ganjar Pranowo, Prabowo Subianto, Anies Baswedan/RMOL

Politik

Polling Institute: Dua atau Tiga Pasang, Elektabilitas Prabowo Lebih Unggul dari Lawan

KAMIS, 12 OKTOBER 2023 | 16:59 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Elektabilitas Prabowo Subianto sebagai bakal calon presiden 2024 lebih unggul dibanding Ganjar Pranowo maupun Anies Baswedan.

Hal itu sebagaimana hasil survei yang digelar Polling Institute pada 1 sampai 3 Oktober 2023 melibatkan 1.206 responden terkait simulasi dua dan tiga nama calon presiden.

“Pada simulasi 3 nama, Prabowo 36,5 persen unggul atas Ganjar 31,2 persen, sementara Anies 18,7 persen,” kata peneliti Polling Institute Kennedy Muslim saat memaparkan hasil survei bertajuk ‘Dinamika Pilpres Terkini dan Efek Elektoral Kaesang Sebagai Ketum PSI’ secara virtual, Kamis (12/10).


Catatan Polling Institute, elektabilitas Prabowo di awal Oktober 2023 mengalami peningkatan ketimbang dua bulan lalu. Pada Agustus, elektabilitas Prabowo 36,3 persen. Sebaliknya, Ganjar dan Anies justru mengalami penurunan.

“Temuan Agustus, elektabilitas Ganjar masih berada di angka 32,4 persen. Bulan ini menjadi 31,2 persen. Anies juga turun, dari semula 20 persen menjadi 18,7 persen,” lanjut Kennedy.

Keunggulan Prabowo juga terjadi saat survei dilakukan dengan simulasi dua nama capres. Jika dihadapkan dengan Ganjar, elektabilitas Prabowo 45,4 persen, sementara Ganjar mengantongi 34 persen.

“Dengan Anies dalam simulasi dua nama, elektabilitas Prabowo menjadi 50,7 persen. Sementara Anies hanya 28,8 persen,” sambung Kennedy.

Survei ini dilakukan melalui sambungan telepon terhadap 1.206. Tingkat kepercayaan survei ini 95 persen.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya