Berita

Wakil Ketua KPK, Johanis Tanak/RMOL

Hukum

Tanpa Pandang Bulu, KPK Telusuri Aliran Dana hingga ke Anak SYL

RABU, 11 OKTOBER 2023 | 21:44 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Penelusuran aliran uang yang diduga dari hasil gratifikasi Syahrul Yasin Limpo (SYL) dipastikan menyasar ke semua pihak, tanpa pandang bulu.

Penegasan itu disampaikan Wakil Ketua KPK RI, Johanis Tanak, dalam jumpa pers di Gedung Merah Putih KPK, Rabu malam (11/10), menjawab pertanyaan soal penelusuran aliran uang ke pihak lain, termasuk anak SYL yang diduga terlibat pengadaan barang di Kementan,

"Kalau berkaitan biaya politik, kami tidak ikut masuk terlalu dalam, bukan urusan kami itu. Tapi kami tetap melakukan penyidikan, menelusuri semua aset-aset dan kekayaan yang bersumber dari kekayaan negara yang diambil, dan diberikan pada siapapun," kata Johanis.


Dia juga menyatakan, proses penindakan oleh KPK dapat dilakukan ketika sudah menemukan bukti yang cukup, termasuk soal dugaan keterlibatan pihak-pihak dalam menerima aliran dana hasil kejahatan.

"Bila kami dapatkan satu bukti, tentu kita akan mengambil upaya hukum berupa penyitaan. Jadi tidak ada pengecualian, kepada siapapun, sepanjang ada bukti aliran dana hasil korupsi," katanya.

Johanis juga memastikan KPK akan bekerjasama dengan lembaga terkait untuk menelusuri aliran dana dugaan gratifikasi SYL dan dua tersangka lainnya, yakni Sekjen Kementan, Kasdi Subagyono, dan Direktur Alat dan Mesin Pertanian, Muhammad Hatta.

"Kami akan kerjasama dengan PPATK terkait aliran-aliran dana itu," pungkas Johanis.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

TNI AU Bersama RCAF Kupas Konsep Keselamatan Penerbang

Rabu, 04 Februari 2026 | 02:04

Jokowi Dianggap Justru Bikin Pengaruh Buruk Bagi PSI

Rabu, 04 Februari 2026 | 01:45

Besok Jumat Pandji Diperiksa Polisi soal Materi Mens Rea

Rabu, 04 Februari 2026 | 01:28

Penguatan Bawaslu dan KPU Mendesak untuk Pemilu 2029

Rabu, 04 Februari 2026 | 01:17

Musorprov Ke-XIII KONI DKI Diharapkan Berjalan Tertib dan Lancar

Rabu, 04 Februari 2026 | 00:56

Polisi Tetapkan Empat Tersangka Penganiaya Banser, Termasuk Habib Bahar

Rabu, 04 Februari 2026 | 00:41

DPR Minta KKP Bantu VMS ke Nelayan Demi Genjot PNBP

Rabu, 04 Februari 2026 | 00:17

Kejagung Harus Usut Tuntas Tipihut Era Siti Nurbaya

Selasa, 03 Februari 2026 | 23:49

Begini Alur Terbitnya Red Notice Riza Chalid dari Interpol

Selasa, 03 Februari 2026 | 23:25

Penerapan Notaris Siber Tak Optimal Gegara Terganjal Regulasi

Selasa, 03 Februari 2026 | 23:11

Selengkapnya