Berita

Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Irwan Anwar/Net

Hukum

Kombes Irwan Anwar: Firli Bahuri Mantan Atasan, SYL Paman Saya

SELASA, 10 OKTOBER 2023 | 20:45 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Irwan Anwar, mengakui, pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Firli Bahuri, merupakan mantan atasan saat masih aktif di Polri.

"Pak Firli dulu atasan saya langsung, saat saya Direktur Reserse Kriminal Umum di Polda Nusa Tenggara Barat, sekitar 2017 silam," tutur Irwan kepada wartawan di Semarang, Jawa Tengah, Selasa (10/10).

Selain Firli, Irwan juga mengaku dekat dengan mantan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, karena masih bersaudara dekat dengan mertuanya.


"Pak Syahrul Yasin Limpo paman saya, kebetulan bersaudara dengan almarhumah mertua saya," tambah Irwan.

Lebih lanjut dia menjelaskan, mengaku pada 2021 silam Irwan pernah diminta menemani Syahrul, yang saat itu menteri pertanian, untuk bertemu Firli, terkait soal kerjaan.

"Tahun 2021, kira-kira Februari, kebetulan saya diminta menemani pak SYL menemui pak Firli, dalam rangka membangun sinergi atau membuat MoU, kerjasama pencegahan tindak pidana korupsi, atau pendampingan dalam hal pencegahan korupsi," kata Irwan.

Namuh, saat ditanya soal dugaan dia menjadi perantara penyerahan uang dari Syahrul ke Firli, Irwan tegas membantah.

"Penyerahan uang itu tidak betul, saya tidak pernah merasa," kata Irwan.

Seperti diberitakan, Irwan Anwar sudah izin ke Kapolda Jateng, Irjen Ahmad Luthfi, untuk ke Jakarta, menjalani pemeriksaan sebagai saksi dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan yang dilakukan Pimpinan KPK terkait penanganan perkara di Kementerian Pertanian 2021.

Sebelumnya Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya menaikkan status kasus itu, dari penyelidikan menjadi penyidikan.

Direktur Reserse Kriminal Khusus (Direskrimsus) Polda Metro Jaya, Kombes Ade Safri Simanjuntak, menyampaikan dugaan gratifikasi pada kasus yang dilakukan oknum pegawai negeri sipil selaku penyelenggara negara.

Dugaan gratifikasi itu, kata dia, dengan cara menerima hadiah terkait penanganan kasus di Kementerian Pertanian.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

Prabowo Tegaskan Indonesia Tidak Takut Ancaman MSCI

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:32

Buruh Usul UMP 2027 Naik 9,5 Persen, Ini Respons Menaker

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:20

Ombudsman Ungkap Titik Rawan Korupsi di Layanan Pertanahan dan Kebencanaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:19

Kasus CSR BI Jalan di Tempat, MAKI dan ARUKKI Bersiap Ajukan Praperadilan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:12

Pembenahan MBG hingga Program 3 Juta Rumah jadi PR Besar Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:59

Begini Jurus BI Stabilkan Rupiah Hadapi Ancaman MSCI hingga Konflik Geopolitik

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:58

Nusron Hadiri Sidang Kabinet Paripurna setelah Dua Kali Absen Pemeriksaan KPK

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

PJJ dan WFH Bisa Jadi Opsi Antisipasi Asap Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Masih Diproses Setneg, Yassierli Minta Publik Bersabar

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:50

Event Konser hingga Festival Belanja Jadi Mesin Uang Jakarta

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:48

Selengkapnya