Berita

Kepala Taipei Economic and Trade Office (TETO), John Chen/RMOL

Global

Konflik Militer di Selat Taiwan dapat Memicu Bencana Ekstrim di Seluruh Dunia

SELASA, 10 OKTOBER 2023 | 20:37 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Konflik militer dengan China di sekitar Selat Taiwan­ dapat menyebabkan bencana ekstrim bagi seluruh dunia.

Pasalnya, Taiwan merupakan salah satu produsen semikonduktor terbesar di dunia dan tempat bagi sekitar setengah dari komoditas global yang melewati Selat Taiwan di setiap harinya.

Hal tersebut disampaikan Kepala Taipei Economic and Trade Office (TETO), John Chen, dalam acara Hut Taiwan ke-112 pada Senin (9/10).


"Taiwan memproduksi sekitar 70 persen produk semikonduktor dunia, di mana 92 persen di antaranya yang paling canggih di dunia. Selain itu, Selat Taiwan juga digunakan untuk 50 persen komoditas global melewati kawasan. Sehingga konflik militer dapat menyebabkan bencana bagi dunia," kata Chen.

Menurut Ketua TETO, China saat ini tengah berupaya untuk menciptakan kenormalan baru di kawasan dengan meningkatkan kehadirannya di Selat Taiwan, Laut China Timur, dan Laut China Selatan.

Tindakan itu dikatakan dapat mengancam perdamaian dan stabilitas di dalam dan sekitar kawasan.

Pernyataan Chen datang setelah baru-baru ini China menerbitkan peta baru, yang menurut Chen semakin meng­ungkap ambisi ekspansionis China serta mengabaikan hukum internasional dan tatanan internasional yang berdasarkan aturan.

"Taiwan berada di garis depan demokrasi untuk melawan ekspansionisme otoriter. Ini bukti bahwa menjaga perdamaian dan stabilitas di Selat Taiwan adalah kepentingan semua negara," pungkas Ketua TETO.

Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Jangkau Jutaan Rakyat, Pelaksanaan Program Prabowo Harus Terus Dijaga

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:18

PT Timah Amankan Fasilitas Kredit Rp4 Triliun dari Bank Mandiri

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:10

Kadin Dukung Opsi Bahlil Setop Ekspor Gas ke Negara Tetangga

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:00

Natalius Pigai: HAM Terus Lahir dalam Relasi Sosial di Desa dan Kampung

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:45

Api Gunung Lawu Belum Padam, 500 Hektare Lahan Terbakar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:39

OJK Salurkan Kredit Rp53 Triliun ke 2.100 Penerima dalam 3 Bulan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:29

Kabut Asap Makin Mengkhawatirkan, 333 Ribu Warga Terserang ISPA

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:08

Pengamat: Aksi Korporasi Haji Isam Akuisisi Saham BYAN Sejalan Konstitusi

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:04

KPK Dalami Keterlibatan Pejabat Kementerian PU dalam Kasus BBPJN Sumut

Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:47

Semangat Sinergi untuk Keadilan Warnai Rangkaian Hari Bakti ke-2 Kemenko Kumham Imipas

Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:41

Selengkapnya