Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Hampir 200 Karyawan Commonwealth Bank Australia Kena PHK

SELASA, 10 OKTOBER 2023 | 19:47 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Salah satu bank terbesar Australia, Commonwealth Bank of Australia, akan memangkas sebanyak 192 pekerjaan dari operasi back office-nya di Sydney, Melbourne dan Perth, termasuk beberapa pekerja yang saat ini bekerja di BankWest.

Hal itu dikonfirmasi serikat pekerja Finance Sector Union (FSU) dalam sebuah pernyataan pada Senin (9/10).

FSU mengatakan bahwa bank melakukan pemutusan hubungan kerja disebabkan oleh inisiatif otomasi dalam perbankan ritel dan bisnis pinjaman rumah.


FSU telah menetapkan bahwa dari 192 pekerjaan yang diberhentikan, 87 akan berasal dari divisi operasi pembelian rumah bank, 47 dari pembiayaan konsumen, dan 21 dari tim perbankan sehari-hari.

“Jelas bahwa CBA tidak ragu-ragu memasukkan pekerja ke dalam daftar pengangguran untuk memangkas biaya dan meningkatkan keuntungan,” kata Sekretaris Nasional FSU Julia Angrisano, seperti dikutip dari 9News.

Angrisano mengatakan, PHK terbaru ini menyebabkan jumlah pekerjaan yang hilang di CBA pada tahun lalu menjadi 1.085.

Juru bicara CBA mengatakan pihaknya akan bekerja sama dengan staf yang terkena dampak untuk membantu menemukan peran baru di dalam atau di luar perusahaan.

“Sebagai bagian dari fokus kami pada peningkatan bisnis yang berkelanjutan, kami secara rutin meninjau keterampilan yang kami perlukan dan cara kami mengaturnya,” kata juru bicara tersebut.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Wall Street Hijau di Tengah Harapan Meredanya Konflik AS-Iran

Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:23

Di Balik Sensor Istana: Diksi Nuklir Prabowo dan Bantahan Kilat Teheran

Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:10

Pelatih Vietnam Bongkar Rahasia Usai Permalukan Indonesia 3-0

Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:04

Tanggapi MK, Menkeu Pastikan Anggaran MBG Tidak Mengganggu APBN

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:47

Menhaj Lantik 6 Pejabat Kemenhaj untuk Perkuat Pelayanan Haji dan Umrah

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:46

Bunga Pinjaman Turun, Bulog Hemat hingga Rp1,07 Triliun per Tahun

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:35

Pasar Logam Mulia Tertekan, Emas Masih Berkutat di 4.000 Dolar AS

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:18

Bursa Eropa Cetak Rekor, DAX 40 Tembus 26.000 Poin

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:07

Sekolah Nasional Terintegrasi: Tantangan Pendidikan dan Implementasi Rekonstruksi

Selasa, 04 Agustus 2026 | 06:46

BGN Anggap Putusan MK Justru Perkuat Program MBG

Selasa, 04 Agustus 2026 | 06:27

Selengkapnya