Berita

Partai Buruh berunjuk rasa di depan Kedubes Amerika Serikat, Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (10/10)/RMOL

Politik

Setop Perang Hamas-Israel, Partai Buruh Minta Jokowi Kirim Pasukan Perdamaian

SELASA, 10 OKTOBER 2023 | 12:10 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Partai Buruh mendorong Pemerintah Indonesia menjadi penengah konflik antara Israel dan Hamas Palestina yang kembali memanas. Hal ini didorong agar tidak menambah panjang daftar korban jiwa akibat konflik.

Demikian disampaikan Presiden Partai Buruh, Said Iqbal, dalam aksi unjuk rasa di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa siang (10/10).

"Kepada Presiden Joko Widodo agar mengirimkan Indonesia menjadi bagian daripada pasukan perdamaian dalam perang Palestina (Hamas)-Israel," kata Said Iqbal.


Partai Buruh juga menolak kehadiran tentara AS yang ikut campur membantu Israel. Di mana kapal induk Amerika saat ini sudah memasuki wilayah Mediterania Timur.

Para buruh khawatir konflik Hamas vs Israel yang berkepanjangan akan berimbas kepada meletusnya perang yang lebih besar dengan melibatkan bangsa Arab lainnya. Sebab, ini bisa berdampak buruk bagi ekonomi dunia.

Oleh karena itu, Partai Buruh juga meminta PBB segera mengadakan sidang Majelis Umum dan sidang Dewan Keamanan untuk menghentikan perang ini.

"Bila perang Israel-Palestina meletus maka kami akan mengorganisir aksi-aksi yang lebih besar di seluruh Indonesia. Setop perang. Karena perang hanya menyebabkan tragedi kemanusiaan. Ekonomi akan hancur," tegas Said Iqbal.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya