Berita

KillNet/Net

Dunia

Hacker Rusia Deklarasi Perang Siber Terbuka Lawan Israel

SENIN, 09 OKTOBER 2023 | 17:18 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Kelompok hacker Rusia "KillNet" mendeklarasikan perang siber terbuka pada pemerintah Israel pada Minggu (8/10).

Dalam pengumumannya, KillNet menyatakan dukungan terhadap Hamas yang melancarkan Operasi Badai Al Aqsa pada Sabtu (7/10). Mereka juga menunjukkan ketidaksukaan pada Israel karena mendukung Ukraina seperti Barat.

"Pemerintah Israel, Anda bertanggung jawab atas pertumpahan darah ini. Pada tahun 2022, Anda mendukung rezim teroris di Ukraina. Anda mengkhianati Rusia," bunyi pengumuman KillNet, seperti dimuat Al Bawaba.


Oleh sebab itu, KillNet berniat melancarkan serangan siber secara luas dan menargetkan berbagai sistem web milik pemerintah Israel.

"Hari ini, Killnet secara resmi memberi tahu Anda tentang hal ini! Semua sistem pemerintahan Israel akan menjadi sasaran serangan kami!," tambahnya.

KillNet secara teratur mengunggah konten di Telegram untuk mendukung Rusia. Mereka terbentuk sekitar Maret 2022 dan terkenal karena serangannya terhadap institusi pemerintah dan perusahaan swasta di seluruh dunia.

April tahun lalu, jaringan intelijen Five Eyes, yang terdiri dari lembaga-lembaga dari Kanada, Australia, Selandia Baru, AS, dan Inggris, memperingatkan bahwa KillNet adalah kelompok pro-Rusia fanatik yang akan menyerang pihak mana pun yang mendukung Ukraina.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

UPDATE

Mantan Menpora Dito Ariotedjo Hadir Bersama Habib Jindan di Safari Sholawat Lombok

Senin, 12 Oktober 2026 | 22:08

PLN Siapkan Integrasi EBT PLTP Wayang Windu Unit 3 ke Sistem Kelistrikan Jabar

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:54

Gaduh Dugaan Aturan Selundupan, Doli Sentil Hasyim: Jabatan Komisaris Hadiah dari Siapa?

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:44

Sertijab Menlu, Arrmanatha Tegaskan Arah Polugri Indonesia Tidak Berubah

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:28

Kades Ciangsana Bakal Mediasi Polemik Bangunan 480 Meter Persegi di Coatesville

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:07

Bank Jakarta dan PAM Jaya akan Melantai di Bursa, Ini Respons Senator Fahira

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:37

Berat Langkah IHSG Kembali ke 9.000, Saham Konglo Tak Akan Bangkit?

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:28

Danantara Diandalkan Pacu Pertumbuhan Ekonomi 7 Persen

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:22

AMDK dan Komoditas Mamin Harus Dikecualikan dalam Pelarangan Truk Sumbu 3

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:21

Komisi II Buka Peluang RDP Bahas Putusan MK pada Gibran

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:02

Selengkapnya