Berita

Perdana Menteri Palestina, Mohammad Shtayyeh/Net

Dunia

PM Palestina: Dukungan untuk Israel Bisa Dorong Lebih Banyak Kejahatan

SENIN, 09 OKTOBER 2023 | 12:32 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Dukungan internasional yang diberikan untuk Israel dikhawatirkan dapat mendorong adanya lebih banyak kejahatan.

Hal tersebut disampaikan Perdana Menteri Palestina, Mohammad Shtayyeh, Minggu (8/10) saat melakukan panggilan telepon dengan Menteri Luar Negeri Inggris James Cleverly, mengenai perkembangan terkini di Palestina dan Israel.

"Semua tanggung jawab atas apa yang terjadi ini adalah tanggung jawab Israel, yang telah menciptakan suasana kebencian, kekerasan, hasutan serta melanggar hukum internasional (lebih dulu),” kata Shtayyeh, mengutip pernyataan dari Kantor Pers Perdana Menteri Palestina.


Mengutip Anadolu Agency, Senin (9/10), serangan yang diberi nama Operasi Badai Al Aqsa ini disebut sebagai respons terhadap penyerbuan Masjid Al Aqsa di Yerusalem Timur yang diduduki dan meningkatnya kekerasan pemukim di bawah rezim Israel.

Untuk itu, dukungan internasional untuk Israel dikhawatirkan dapat semakin meningkatkan ketegangan dan memicu lebih banyak serangan balasan dari Israel dan Palestina.

Dalam serangan yang diluncurkan militan Hamas, lebih dari 700 warga Israel dikabarkan telah tewas dan lebih dari 2000 lainnya terluka dalam serangan tersebut.

Sebagai serangan balasan, pemerintah Israel sendiri telah mendeklarasikan perang, dengan tentara Israel memulai Operasi Pedang Besi melawan Hamas dengan serangkaian serangan udara di Jalur Gaza, yang menewaskan lebih dari 430 warga Palestina dan melukai sedikitnya 2.300 lainnya.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Periksa Pejabat Pemprov Jatim di Kasus Dana Hibah

Senin, 13 Juli 2026 | 14:40

Panen Raya TNI, Presiden Prabowo: Saya Bahagia Hari Ini

Jumat, 17 Juli 2026 | 22:57

UPDATE

Perjalanan Karier Nanik S Deyang dari Jurnalis hingga Pimpin Dewan Pengawas BGN

Rabu, 22 Juli 2026 | 10:23

Deklarasi Gus Kikin Maju Ketum PBNU Tuai Protes Sejumlah PCNU Jatim

Rabu, 22 Juli 2026 | 10:13

Pesan Menag di FABC: Sinodalitas Gereja Cermin Musyawarah dan Gotong Royong

Rabu, 22 Juli 2026 | 10:08

Prabowo Restui Pengunduran Diri Nanik dari BGN, Siapkan Dewan Pengawas Baru

Rabu, 22 Juli 2026 | 10:06

Emas Antam Mulai Naik, Harga Buyback Tembus Rp2,38 Juta per Gram

Rabu, 22 Juli 2026 | 09:51

Prabowo Puji Keterlibatan Perwira TNI-Polri dalam Penanganan Bencana Sumatera

Rabu, 22 Juli 2026 | 09:51

Saat Jakarta jadi Jembatan Persaudaraan Asia

Rabu, 22 Juli 2026 | 09:45

IHSG Menguat, Rupiah Tertekan Rp17.913 per Dolar AS Jelang Rilis Suku Bunga BI

Rabu, 22 Juli 2026 | 09:34

KPK Bongkar Dugaan Penyamaran Aset Bupati Lombok Barat, Pasal TPPU Disiapkan

Rabu, 22 Juli 2026 | 09:29

Ancaman Houthi Guncang Pasar, Harga Minyak Sentuh Level Tertinggi

Rabu, 22 Juli 2026 | 09:24

Selengkapnya