Berita

Serangan udara Israel menyasar RS Indonesia di Jalur Gaza/Net

Dunia

MER-C Kutuk Serangan Israel ke RS Indonesia di Jalur Gaza

SABTU, 07 OKTOBER 2023 | 23:54 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Serangan udara Israel yang menyasar Rumah Sakit Indonesia yang berada di Jalur Gaza dikecam keras oleh Medical Emergency Rescue Committee (MER-C). Terlebih serangan tersebut mengakibatkan satu staf lokal meninggal dunia.

“Kami mengutuk serangan Israel ke Gaza yang menyasar Rumah Sakit!” tegas Ketua Presidium MER-C, Sarbini Abdul Murad, dalam keterangannya, Sabtu (7/10).

Adapun yang menjadi korban meninggal bernama Abu Romzi, seorang staf lokal MER-C yang sudah bertugas di Jalur Gaza sejak 2011.


Sarbini pun menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya Abu Romzi dan warga Gaza lain yang turut menjadi korban dalam serangan Israel ke wilayah tersebut.

“Kami meminta agar perbatasan Gaza segera dibuka untuk masuknya bantuan internasional ke Jalur Gaza,” harap Sarbini.

Sarbini juga meminta pemerintah Indonesia bisa segera mendesak Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk mengadakan sidang darurat terkait serangan ini.

Sebelumnya, sebuah serangan udara Israel menyasar RS Indonesia yang berada di Jalur Gaza, Palestina, Sabtu (7/10). Salah satu relawan MER-C di Jalur Gaza, Farid menyampaikan, tembakan roket pesawat tempur Israel menyebabkan sebuah ledakan kuat.

Roket itu dikabarkan jatuh sangat dekat dengan Wisma dr. Joserizal Jurnalis dan menghancurkan mobil operasional MER-C yang berada di depan Wisma.

“Abu Romzi, staf lokal MER-C yang tengah berada di dekat ambulans menjadi korban syahid dan dilarikan ke RS Indonesia,” tutur Farid.

Serangan tersebut juga membuat kerusakan di Wisma dr. Joserizal Jurnalis, yang merupakan tempat tinggal relawan yang berada di dalam area RS Indonesia.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Manusia Nusantara dan Karakteristiknya

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:59

Diduga Terlibat Korupsi, Wali Kota Pematangsiantar Dilaporkan ke KPK

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:40

Telkom Bidik Peluang AI di Berbagai Sektor Industri Lewat Alcosystem

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:20

Bahlil: Bagi Golkar, Kosgoro ‘Seng Ada Lawan’

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:57

Film Pesta Babi Dianggap jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:33

Banyak Orang Cemas dengan Ekonomi Indonesia, Chatib Basri jadi Solusi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:15

Membongkar Jaringan Korupsi Terstruktur Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:55

Penangkapan 320 WNA Jaringan Judol jadi Kado Manis Hari Bhayangkara

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:30

Kasus Silmy Karim Harus jadi Momentum Reformasi Total Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:10

Purbaya Bantah Isu Mundur dari Menkeu: Saya Lebih Suka Maju!

Sabtu, 06 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya