Berita

Presiden Joko Widodo saat berpidato pada Konsolidasi Akbar Relawan Alap-alap Jokowi, di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (7/10)/Repro

Politik

96 Negara Jadi Pasien IMF, Jokowi: Alhamdulillah Indonesia Sehat

SABTU, 07 OKTOBER 2023 | 16:05 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Kondisi perekonomian global kembali disinggung Presiden Joko Widodo. Dia mengklaim Indonesia dalam keadaan lebih baik ketimbang puluhan negara lain.

Pernyataan itu disampaikan Jokowi pada Konsolidasi Akbar Relawan Alap-alap Jokowi, di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (7/10).

"Saya harus ngomong apa adanya, bahwa dunia sekarang ini sedang tidak baik-baik saja. Tetapi alhamdulilah negara kita masih normal," kata Jokowi.


Mantan Walikota Solo itu pun memperkuat klaimnya dengan menyajikan data negara-negara yang harus berhutang ke International Monetary Fund (IMF).

"Perlu saya sampaikan, sekarang ini sudah 96 dari 260-an negara sudah masuk jadi pasien IMF. Seperti kita alami pada 1997-1998. Kita pernah jadi pasien IMF," tambahnya.

Menurutnya, kondisi perekonomian yang minus di banyak negara itu merupakan dampak pandemi Covid-19.

"Karena, setelah covid masuk di hampir semua negara di dunia, ada yang bisa kembali normal, baik kesehatan maupun ekonominya," katanya.

Menurut Jokowi, perekonomian Indonesia pasca Covid-19 tidak seperti puluhan negara lain yang harus meminta bantuan IMF.

"Dan ini patut kita syukuri. Sekarang kita masih sehat-sehat saja dan tidak menjadi pasien IMF. Berkat kerja keras kita semuanya," tandasnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya