Berita

Pemaparan hasil survei Poltracking Indonesia secara virtual, Sabtu (7/10)/Repro

Politik

Survei Poltracking: Elektabilitas Prabowo dan Ganjar Hanya Naik 1 Persen, Anies 4 Persen

SABTU, 07 OKTOBER 2023 | 13:18 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Kenaikan elektabilitas bakal calon presiden (Bacapres) Koalisi Perubahan, Anies Baswedan tercatat lebih tinggi daripada Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo.

Hal tersebut tercatat dalam survei terbaru Poltracking Indonesia medio 2 hingga 9 September 2023, yang dirilis secara virtual, pada Sabtu (7/10).

"Kami juga melakukan survei di bulan Juli ini, praktis 3 Capres yang menjadi 3 poros utama sampai hari ini itu mengalami kenaikan. Tapi kenaikan itu bervariasi," ujar Direktur Riset Poltracking Indonesia, Arya Budi.


Dia mengurai, besaran persentase kenaikan elektabilitas Anies lebih tinggi sekitar 3 persen, karena Prabowo dan Ganjar hanya mencatat kenaikan sekitar 1 persen.

"Misalnya, di Prabowo kenaikannya ada di sekitar angka 1,4 persen, kemudian di Ganjar kenaikannya ada di angka sekitar 1,1," papar Arya.

"Kemudian yang agak lumayan Anies Baswedan, itu kenaikannya di angka 4 persen atau lebih," sambungnya.

Kenaikan tersebut, dijelaskan Arya, merupakan hasil perbandingan hasil survei Poltracking pada Juli 2023, di mana elektabilitas Anies dari 15,3 persen menjadi 19,9 persen di September.

Sementara, elektabilitas Prabowo pada Juli 2023 tercatat sebesar 37,5 persen, pada September menjadi 38,9 persen. Sementara Ganjar, pada Juli sebesar 35,9 persen berubah menjadi 37 persen pada September.

"Jadi praktis dari 3 Bacapres, yang naik agak lumayan Anies Baswedan," demikian Arya menambahkan.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Trenggono Akui Pensiun Dini dari TNI Usai Ditunjuk Jadi Wakil Kepala BGN

Senin, 08 Juni 2026 | 16:24

Razia Balap Liar di Pinang Ranti, Brimob cuma Amankan Satu Sepeda Motor

Senin, 08 Juni 2026 | 16:18

Tujuh Advokat Gugat Otto Hasibuan di PN Balikpapan

Senin, 08 Juni 2026 | 16:05

Silmy Karim Diperiksa Perdana KPK dengan Tangan Diborgol

Senin, 08 Juni 2026 | 16:04

Said Iqbal Merapat ke Istana, Siap Dilantik Jadi Penasihat Presiden

Senin, 08 Juni 2026 | 16:03

Wadirut Pertamina Kunjungi Kilang Balongan Pastikan Operasional Berjalan Baik

Senin, 08 Juni 2026 | 15:57

Jangan Kaget Masalah Ijasah Palsu Tidak akan Selesai

Senin, 08 Juni 2026 | 15:55

KPK Panggil 4 Swasta Kasus Gratifikasi di Lingkungan MPR

Senin, 08 Juni 2026 | 15:47

Profil Shin Tae Yong, Tangan Dingin Penakluk Jerman yang Kini Membesut Persija

Senin, 08 Juni 2026 | 15:45

Nanik S Deyang Berkebaya Biru Jelang Dilantik Jadi Kepala BGN

Senin, 08 Juni 2026 | 15:35

Selengkapnya