Berita

Pihak berwenang Colorado, Amerika Serikat saat berada di depan garis polisi di Rumah Duka Return to Nature/AP

Dunia

Ratusan Mayat Busuk Ditemukan di Rumah Duka Colorado

SABTU, 07 OKTOBER 2023 | 10:48 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Kota kecil di Colorado diguncang oleh penemuan ratusan mayat yang membusuk di dalam Rumah Duka Return to Nature di Penrose, Colorado, Amerika Serikat.

Insiden itu diketahui setelah bau busuk yang tidak tertahankan menguar dari bangunan rumah duka yang telah terbengkalai selama beberapa hari. Pihak berwenang menemukan sekitar 115 mayat di rumah itu.

Pada Jumat (6/10), para penyelidik masih merahasiakan detail lengkap mengenai temuan mereka di dalam rumah duka tersebut. Namun, rencana mereka untuk melibatkan tim ahli yang biasanya menangani kecelakaan pesawat, petugas koroner dari wilayah terdekat, dan bahkan FBI, mengisyaratkan bahwa situasi tersebut sangat serius.


Mengenai temuan ini, dokumen negara mengungkapkan bahwa pemilik rumah duka, Jon Hallford, telah mencoba menyembunyikan penyimpanan jenazah yang tidak tepat. Dia mengklaim bahwa fasilitas tersebut digunakan untuk keperluan taksidermi, atau pengawetan dan pengolahan jasad, yang biasa digunakan untuk hewan.

Namun, dokumen tersebut tidak memberikan rincian lebih lanjut mengenai aktivitas taksidermi atau dugaan penyimpanan jenazah yang tidak layak. Pendaftaran fasilitas ini juga diketahui telah kedaluwarsa sejak November lalu.

Saat ini, belum ada informasi mengenai penangkapan atau dakwaan dalam kasus tersebut di tengah penyelidikan yang masih terus berlanjut yang melibatkan kerja sama dari para pejabat rumah duka untuk menentukan apakah ada pelanggaran hukum yang terjadi di rumah tersebut.

Identifikasi jenazah memerlukan banyak tindakan, seperti pengambilan sidik jari, pencocokan data dengan catatan medis atau dokumen gigi, serta pemeriksaan DNA. Proses ini kemungkinan akan memakan waktu hingga beberapa bulan mendatang.

Mengutip Globe and Mail, Sabtu (7/10), saat berita tragis ini mencuat, banyak keluarga, seperti Mary Simons yang mulai merasa cemas apakah anggota keluarga mereka mungkin termasuk di antara yang ditemukan di dalam bangunan tersebut.

Sebagai warga yang tinggal di Colorado, Mary Simons menyewa Rumah Duka Return to Nature untuk mengkremasi suaminya, Darrell Simons, yang meninggal karena pneumonia pada Agustus. Namun, abu suaminya sampai saat ini diketahui tidak pernah tiba.

“Sepertinya proses berduka dimulai dari awal lagi,” kata Mary, saat menanggapi penemuan mengejutkan tersebut.

Mayat-mayat itu berada di dalam bangunan seluas 2.500 kaki persegi (230 meter persegi) dengan tampilan dan dimensi standar rumah satu lantai. Pemakamannya dikabarkan dilakukan tanpa pembalseman bahan kimia atau peti mati logam, mereka hanya menggunakan peti mati yang dapat terbiodegradasi, kain kafan, atau tidak sama sekali.

Awalnya, para penduduk setempat mengatakan bahwa mereka telah mencium bau busuk selama beberapa minggu terakhir dan pada awalnya menganggap itu berasal dari hewan mati.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

IRGC: Jika Netanyahu Masih Hidup, Kami Akan Memburunya

Minggu, 15 Maret 2026 | 15:44

Benarkah Membalik Pakaian Saat Dicuci Bikin Baju Lebih Awet?

Minggu, 15 Maret 2026 | 15:24

Kantor PM Israel Bantah Rumor Netanyahu Tewas

Minggu, 15 Maret 2026 | 15:12

KPK Isyaratkan Tersangka Baru dari Pihak Swasta di Skandal Kuota Haji

Minggu, 15 Maret 2026 | 14:40

KPK Endus Modus THR ke Forkopimda Terjadi di Banyak Daerah

Minggu, 15 Maret 2026 | 14:02

Zelensky Tuduh Rusia Pasok Drone Shahed ke Iran untuk Serang AS

Minggu, 15 Maret 2026 | 13:51

LPSK Beri Perlindungan Darurat untuk Aktivis KontraS Korban Teror Air Keras

Minggu, 15 Maret 2026 | 13:41

Trump Minta Tiongkok hingga Inggris Kirim Kapal Perang ke Selat Hormuz

Minggu, 15 Maret 2026 | 13:27

Serangan ke Aktivis Tanda Demokrasi di Tepi Jurang

Minggu, 15 Maret 2026 | 13:20

KPK Bongkar Dugaan THR untuk Polisi, Jaksa, dan Hakim di OTT Cilacap

Minggu, 15 Maret 2026 | 13:15

Selengkapnya