Berita

Menteri BUMN Erick Thohir/Net

Politik

Pengalaman Erick, Atribut Pelengkap Capres untuk Perkuat Sektor Ekonomi

JUMAT, 06 OKTOBER 2023 | 23:28 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Punya pengalaman sebagai pengusaha, menjadi nilai tambah Menteri BUMN Erick Thohir dalam bursa calon wakil presiden (cawapres), jelang gelaran Pilpres 2024.
 
Peneliti Lingkar Survei Indonesia (LSI) Denny JA, Hanggoro Doso Pamungkas mengatakan, siapapun yang meminang, Erick Thohir bisa menjadi pelengkap dalam penguatan program ekonomi.
 
"Karena Erick Thohir memiliki kekuatan yang berpengalaman dalam pembangunan ekonomi," kata Hanggoro dalam keterangannya, Jumat (6/10).
 

 
Dia mencontohkan kinerja perusahaan-perusahaan BUMN. Di bawah komando Erick, pendapatan BUMN tercatat Rp303,7 triliun pada tahun 2022. Lebih dari itu bahkan membuat dividen BUMN kepada negara menyentuh angka Rp 80 triliun.

Selain ekonomi korporasi, lanjutnya, Erick juga berhasil menggerakkan ekonomi masyarakat kecil dengan menggalakkan program Kredit Usaha Rakyat (KUR), Mekaar dan Makmur.

Program-program yang sudah dilakukan itu, masih kata Hanggoro, tentu akan lebih maksimal jika Erick kemudian dipinang menjadi cawapres.
 
"Sehingga bisa jadi pemimpin untuk pertumbuhan ekonomi," pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya