Berita

Bakal Capres Koalisi Perubahan untuk Persatuan, Anies Baswedan, saat menghadiri Bedah Buku/Ist

Politik

Tepis Opini Sesat, Anies Ajak Relawan Sampaikan Fakta Rekam Jejak

JUMAT, 06 OKTOBER 2023 | 21:48 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Bakal Capres Koalisi Perubahan untuk Persatuan, Anies Baswedan, menghadiri bedah buku bertajuk "Anies di Pusaran Hoax: Tuduhan Politik Identitas, Radikalisme dan Intoleran", ditulis Edy Sasmito, di Kafe Pedjuang Duren Tiga, Jakarta Selatan, Jumat (6/10).

Menurut Anies, perkembangan era informasi yang begitu cepat harus diimbangi dengan informasi yang akurat, sehingga tidak menghasilkan berita palsu.

“Jadi, di era seperti sekarang ini, era informasi bergerak begitu cepat dengan volume yang amat besar, penting untuk kita selalu bisa memberikan informasi yang akurat,” tutur Anies di hadapan para relawan.


Fenomena yang terjadi hari ini, kata dia, ada orang-orang yang memiliki pengaruh dan mampu membentuk opini hingga mengarahkan persepsi publik.

“Buku ini mudah-mudah bisa ikut menjelaskan kepada mereka yang selama ini membentuk opini,” tambahnya.

Terlebih menjelang tahun politik, Anies berharap semua pihak mengedepankan fakta dalam menyampaikan informasi, sehingga masyarakat mampu menentukan pilihan politik mereka secara objektif.

“Jelang Pemilu, Pilpres, Pilkada, kita harus terus menerus menyampaikan fakta-fakta, sehingga masyarakat bisa menilai dengan objektif berdasarkan rekam jejak sesungguhnya,” tandasnya.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Haji Isam Temui Seskab Teddy, Bahas Investasi Pertambangan hingga Hilirisasi

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:17

Kolombia Ubah Sikap, Kini Akui Kedaulatan Maroko atas Sahara

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:02

KPK Periksa 2 ASN Pemkot Bengkulu dalam Pengembangan Kasus Suap Rejang Lebong

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:01

Jelang Sidang Tahunan MPR, Pemerintah Matangkan Persiapan Pidato Kenegaraan Prabowo

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:56

Bitcoin Menguat Berkat Derasnya Aliran Dana ETF

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:49

Keamanan Data Pajak Jadi Prioritas Usai Kebakaran Bapenda

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:45

Destry Damayanti Resmi Jadi Calon Tunggal Gubernur BI

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:36

Kejagung Periksa 16 Saksi di Kasus BGN, 10 di Antaranya Direktur Perusahaan

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:32

Greenland Tolak Aktivitas Perusahaan AS di Tengah Ancaman Aneksasi Trump

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:27

Gibran Jadi Presiden Solusi atau Petaka?

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:26

Selengkapnya