Berita

Ketua Umum Golkar, Airlangga Hartarto/Net

Politik

Golkar Bakal Hengkang dari KIM Kalau Airlangga Ditawari Kursi Cawapres

JUMAT, 06 OKTOBER 2023 | 16:55 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Bukan perkara sulit bagi Partai Golkar untuk hengkang dari Koalisi Indonesia Maju (KIM) dan memilih berkoalisi ke PDIP jika ditawari kursi cawapres.

Analis politik dari UIN Syarif Hidayatullah Dedi Kurnia Syah berpendapat, pertemuan antara Ketua DPP PDIP Puan Maharani dengan senior Partai Golkar merupakan indikasi Golkar bukan tidak mungkin meninggalkan Gerindra.

"Potensi Partai Golkar keluar dari Koalisi Indonesia Maju yang dipimpin oleh Gerindra cukup besar, terlebih memang koalisi ini belum menentukan siapa cawapresnya," kata Dedi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (6/10).


Terlebih, kata Dedi, Golkar sudah dua dasawarsa tidak memiliki momentum yang cukup bagus setiap pemilu.

Oleh karena itu, dengan adanya pertemuan serius antara Puan dan senior Golkar bisa dijadikan sebagai lobi politik agar Golkar menarik dukungannya ke Gerindra.

"Dan sekarang mereka punya tokoh yang dominan Airlangga Hartarto, maka bukan tidak mungkin lobi-lobi politik yang dilakukan Puan Maharani terhadap senior Partai Golkar ini adalah semacam tawaran bergabung ke PDIP," katanya.

Namun, kata Dedi, peluang Golkar pindah ke PDIP akan terjadi jika PDIP menawari Golkar sebagai cawapres Ganjar Pranowo.

Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto dalam keputusan Rapimnas harus menjadi capres atau cawapres. Keputusan itu harus dijalankan oleh partai berlambang beringin tersebut.

"Kalau PDIP memberikan peluang ke Golkar untuk menduduki cawapres, saya kira mudah bagi Golkar untuk hengkang," tutupnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

Eggi Sudjana, Kau yang Memulai Kau yang Lari

Senin, 29 Desember 2025 | 01:10

Kasus Suap Proyek di Bekasi: Kedekatan Sarjan dengan Wapres Gibran Perlu Diusut KPK

Senin, 29 Desember 2025 | 08:40

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Beni Saputra Markus di Kejari Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 13:09

UPDATE

Konflik Memanas di Yaman Selatan, RI Dukung Saudi Gelar Konferensi Damai

Kamis, 08 Januari 2026 | 10:16

Kuasai 51,57 Persen Hak Suara, Danantara Tetap Jadi Pemegang Saham Mayoritas Telkom

Kamis, 08 Januari 2026 | 10:03

Bank Raya Perkenalkan Kartu Digital Debit Visa di Momentum Tahun Baru 2026

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:50

Investor di Asia Hati-hati Sikapi Gejolak Politik Global

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:36

Rencana Prabowo Bangun 1.100 Kampung Nelayan Tahun 2026

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:28

Kebijakan Chromebook Era Nadiem Rawan Dikriminalisasi

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:27

Bukan Sejahtera, Rakyat Indonesia Bahagia karena Beriman!

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:27

Menlu AS akan Bertemu Pejabat Denmark Soal Akuisisi Greenland

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:21

Pertama di Indonesia, BRI Raih Sertifikasi TMMi Level 3

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:13

Swasembada Harus Berdampak pada Stabilitas Harga Pangan

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:11

Selengkapnya