Berita

Banjir bandang yang terjadi di negara bagian Sikkim, timur laut India pada Rabu, 4 Oktober 2023/Net

Dunia

14 Orang Tewas dan Ratusan Hilang Saat Banjir Bandang Menerjang India

KAMIS, 05 OKTOBER 2023 | 14:56 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Sebanyak 14 orang tewas dan 102 lainnya termasuk 23 personel militer dilaporkan hilang akibat banjir bandang di lembah pegunungan di negara bagian Sikkim, timur laut India, pada Kamis (5/10).

“Operasi pencarian dilakukan dalam kondisi hujan yang terus-menerus, air yang mengalir deras di sungai Teesta, jalan dan jembatan tersapu di banyak tempat,” kata juru bicara pertahanan dalam pernyataannya di platform media sosial X, seperti dikutip TRT World.

Menurut keterangan dari Badan Penanggulangan Bencana India, hingga Kamis pagi sebanyak 26 orang terluka dan 102 orang dipastikan hilang, sementara 11 jembatan hanyut terbawa arus.


Rekaman video dari kantor berita ANI menunjukkan air banjir juga menyapu kawasan penduduk, di mana beberapa rumah runtuh, pangkalan militer dan fasilitas lainnya rusak, dengan banyaknya kendaraan yang terendam.

Bencana yang dipicu dari hujan deras yang membuat danau glasial Lhonak meluap pada Rabu itu dikabarkan telah berdampak pada kehidupan 22.000 orang yang tinggal di lembah gunung tersebut, akibat krisis iklim yang semakin parah.

Departemen cuaca memperingatkan adanya kemungkinan tanah longsor, dengan gangguan penerbangan diperkirakan akan terjadi lebih lama, karena hujan selama dua hari ke depan diprediksi akan terus mengguyur beberapa bagian Sikkim dan negara-negara tetangga lainnya.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Istana Minta Kritik terhadap BI Dijadikan Evaluasi Penguatan Komunikasi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:23

Kursi Dua Wamen Kosong, Pemerintah Belum Siapkan Pengganti

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:10

Mensesneg soal Kabar Said Iqbal Masuk Kabinet: Masih Didiskusikan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:59

Mubes V Kosgoro 1957 Digoyang Penolakan Daerah

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:52

AS Hantam Iran dengan Sanksi Baru, Jaringan Penyelundupan LPG Jadi Target

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:37

Istana Bantah Isu Menkeu dan Gubernur BI Bakal Dicopot

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:31

Prasetyo Hadi: Sinergi Pemerintah, DPR, dan BI Kunci Jaga Stabilitas Ekonomi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:20

Bank Indonesia Sudah Intervensi, Mengapa Rupiah Tetap Melemah?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:08

Menkeu Purbaya Bantah Omzet Warteg Turun Jadi Bukti Daya Beli Lesu

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:47

Daftar Komoditas Dirilis, Danantara SDI Siap Kendalikan Rezim Baru Ekspor RI

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:21

Selengkapnya