Berita

Anggota Bawaslu Lolly Suhenty dalam Forum Warga Sosialisasi Pengawasan Partisipatif di Galeri UMKM Saung Budaya Sunda, Jatinangor, Jawa Barat, Selasa (3/9)/Ist

Politik

Bawaslu Gandeng Seniman Jaga Iklim Pemilu 2024 Kondusif

KAMIS, 05 OKTOBER 2023 | 14:33 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Kondusifitas dalam Pemilu Serentak 2024 diupayakan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI melalui peningkatan partisipasi masyarakat. Salah satu kelompok yang turut digandeng ialah para seniman.

Anggota Bawaslu RI, Lolly Suhenty menjelaskan, pihaknya telah menggelar Forum Warga Sosialisasi Pengawasan Partisipatif di Galeri UMKM Saung Budaya Sunda, Jatinangor, Jawa Barat, Selasa (3/10).

Kegiatan tersebut, kata Lolly merupakan inisiasi dari Bawaslu dan kelompok seni Jatinangor yang memiliki kesamaan visi juga misi, yaitu ingin menjadikan Pemilu 2024 milik bersama.


"Maka semua pihak harus terlibat mengawasi jalannya pesta demokrasi tahun depan. Kami berkomitmen untuk sama-sama menjaga iklim demokrasi yang kondusif. Kelompok seni bisa melakukan sosialisasi dengan cara-cara kesenian yang biasa mereka lakukan," ujar Lolly dalam keterangan tertulis, Kamis (5/10).

Menurut Lolly, salah satu alasan Bawaslu RI menggandeng para seniman dalam upaya kondusifitas gelaran Pemilu Serentak 2024 adalah karena seniman memiliki gagasan yang menarik, pemikiran yang kritis, dan peduli dengan nasib bangsa.

"Hal tersebut dibutuhkan Bawaslu dalam meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pemilu," sambung Koordinator Divisi Pencegahan, Partispasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat Bawaslu RI itu.

Lebih lanjut, Lolly memastikan dalam setiap kegiatan-kegiatan sosialisasi, Bawaslu harus bisa menyesuaikan dengan berbagai kelompok masyarakat.

Sebab dia menuturkan, setiap kelompok memiliki karakter dan ciri khas yang berbeda, sehingga dibutuhkan cara yang bisa diterima oleh seniman.

"Setiap kalangan beda karakter, maka harus dengan pendekatan yang berbeda. Tidak mungkin masuk dengan cara yang tidak biasa dengan mereka," tuturnya.

"Maka, Bawaslu ditantang masuk menjadi bagian dari teman-teman seniman. Supaya diskusi bisa lebih nyambung," pungkas Lolly.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya