Berita

Kolase Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar (Cak Imin) dan Menteri Agama yang juga Ketua DPP PKB, Yaqut Cholil Qoumas/RMOL

Politik

Yaqut dan Cak Imin Bersitegang, Tanda-tanda PKB Pecah?

KAMIS, 05 OKTOBER 2023 | 14:16 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar, belakangan tampak tidak harmonis dengan Menteri Agama (Menag), Yaqut Cholil Qoumas. Ketidakharmonisan mereka terutama terasa jelang pendaftaran calon presiden dan calon wakil presiden (Capres-Cawapres).

Pernyataan tersirat dari sosok Menag yang kerap disapa Gus Yaqut itu, yang seolah mengajak masyarakat tidak memilih pasangan calon Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Amin) pada Pilpres 2024, dinilai sebagai pemicu ketegangan dengan sang Ketum PKB.

Kondisi makin panas ketika Ketum PKB yang kerap disapa Cak Imin itu menyatakan, bakal memberikan sanksi tegas kepada Gus Yaqut yang diketahui juga menjabat Ketua DPP PKB.


Menurut Direktur Eksekutif Survei dan Polling Indonesia (SPIN), Igor Dirgantara, perang urat syaraf yang terjadi antara Cak Imin dan Gus Yaqut itu merupakan bentuk perpecahan.

"Itu memang pertanda perpecahan di internal PKB, sebagai manifestasi dari rivalitas politik dalam rangka mempengaruhi suara warga NU di Pilpres 2024," ujar Igor kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (5/10).

Igor meyakini, pernyataan Gus Yaqut seolah ingin memperkuat pernyataan kakaknya yang menjabat sebagai Ketua Pengurus Besar NU (PBNU), Yahya Cholil Staquf.

"Pernyataan Menag Yaqut Cholil Qomas jelas lebih dekat dengan kemauan PBNU yang sekarang di bawah komando kakaknya, Yahya Cholil Staquf. Intinya NU bukan alat partai tertentu (PKB)," tandas Igor.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Pergantian Kapolri untuk Antisipasi Putusan MK soal Gibran

Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:19

UPDATE

Pengusaha Tembakau Dicecar KPK soal Dugaan Gratifikasi Oknum Bea Cukai

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:41

Resmi Dilantik, 13 Pengurus DPD Peradi Profesional Siap Kawal Keadilan di Sulsel

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:13

Sekolah Tahfidz Al-Qur’an Puan Maharani Mulai Dibangun di Malang

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:10

Perbup Bogor soal Site Plan jadi Sorotan Usai Kasus HGB Summarecon Bergulir

Jumat, 09 Oktober 2026 | 23:49

BEI Tagih Penjelasan Emiten Haji Isam soal Gadai Saham ke Bank Mandiri

Jumat, 09 Oktober 2026 | 23:24

Rocky Gerung Dicurigai Sengaja Dipasang untuk Serang Gibran dari Dalam Kekuasaan

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:42

Kasus TPPU Rita Widyasari Menyeret Bos Dealer VW-Audi

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:28

Penyederhanaan BUMN: Pengaturan Outsourcing Lewat Anak Perusahaan Jadi Sorotan

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:18

PDIP soal Ijazah Gibran: Anak dan Bapak Masalahnya Sama Saja

Jumat, 09 Oktober 2026 | 21:57

Pegawai Bea Cukai Dedi Congor Mangkir Lagi

Jumat, 09 Oktober 2026 | 21:42

Selengkapnya