Berita

Wahono Saputro di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (5/10)/RMOL

Hukum

Kelima Kalinya, Wahono Saputro Kembali Diperiksa KPK Terkait Penyelidikan Dugaan Gratifikasi

KAMIS, 05 OKTOBER 2023 | 11:43 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Kepala Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Madya Jakarta Timur (Jaktim), Wahono Saputro kembali diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kali ini, dia diperiksa terkait dugaan penerimaan gratifikasi yang sedang dalam tahap proses penyelidikan.

Pantauan Kantor Berita Politik RMOL, Wahono tiba di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada Kav 4, Setiabudi, Jakarta Selatan pada pukul 09.08 WIB, Kamis (5/10). Dengan seorang diri, Wahono bungkam saat ditanya terkait penyelidikan yang sedang ditangani KPK.

Selanjutnya pada pukul 09.22 WIB, Wahono langsung menuju ruang pemeriksaan di lantai dua Gedung Merah Putih KPK.


Sebelumnya, Deputi Bidang Pencegahan dan Monitoring KPK, Pahala Nainggolan mengatakan, berawal dari pemeriksaan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), pihaknya selanjutnya melimpahkan Wahono ke Kedeputian Penindakan KPK.

"Wahono Saputro temannya Alun, itu sudah disidik," kata Pahala kepada wartawan saat diskusi media bertajuk "Urgensi Pemanfaatan LHKPN Dalam Pemberantasan Korupsi" di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (27/9).

Pemeriksaan Wahono hari ini merupakan pemeriksaannya yang kelima kalinya. Di mana, Wahono sudah empat kali diperiksa. Sepanjang empat kali bolak-balik ke KPK, Wahono juga memilih diam di hadapan wartawan.

Pada Rabu (12/4), Wahono diperiksa oleh tim Direktorat Pendaftaran dan Pemeriksaan LHKPN KPK terkait harta kekayaannya.

Selanjutnya pada Kamis (16/3), dia diperiksa pada saat proses penyelidikan mantan pejabat Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Rafael Alun.

Lalu pada Selasa (14/3) dan Selasa (20/6), dia diperiksa soal LHKPN.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Mengejar Halusinasi 2045: Mengapa Ekonomi Hanya Bisa Tegak di Atas Literasi

Senin, 27 April 2026 | 14:15

Penerjemah Bible Dibakar Hidup-hidup pada Zaman Renaisans Eropa

Senin, 27 April 2026 | 14:07

Bitcoin Melaju Mendekati 80.000 Dolar AS

Senin, 27 April 2026 | 14:06

Luar Biasa Kiandra, Start ke-17, Finis Pertama

Senin, 27 April 2026 | 13:59

Digitalisasi dan Green Dentistry, Layanan Kesehatan Gigi yang Minim Limbah

Senin, 27 April 2026 | 13:46

Usul KPK Berpotensi Paksa Capres Harus Kader Parpol

Senin, 27 April 2026 | 13:43

Pemda Didorong Lakukan Creative Financing

Senin, 27 April 2026 | 13:36

Citra Negatif Bahlil di Dalam Negeri Pengaruhi Negosiasi Energi Presiden?

Senin, 27 April 2026 | 13:35

Qodari Respons Isu Dilantik Jadi Kepala Bakom: Itu Hak Prerogatif Presiden

Senin, 27 April 2026 | 13:30

Selengkapnya