Berita

Bakal Capres Koalisi Perubahan untuk Persatuan, Anies Baswedan berdiskusi bersama anak muda Banyumas/Ist

Politik

Dialog Bareng Milenial Banyumas, Anies Bahas Masa Depan Petani Muda

SELASA, 03 OKTOBER 2023 | 15:51 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Bakal Capres Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) Anies Baswedan memenuhi undangan anak-anak muda Banyumas untuk dialog bersama di Kafe Sekawan, Purwokerto, Selasa (3/10).

Dalam kesempatan tersebut bakal Capres yang diusung Partai Nasdem, PKS dan PKB itu berbagi pikiran, pandangan dan apa yang menjadi kegelisahan anak muda

“Saya di sini akan banyak mendengarkan dan saya berharap feeding dari teman-teman karena kita tahu anak muda itu penuh dengan kebaruan,” ucap Anies


Salah satu pemuda yang menyampaikan kegelisahannya adalah Wahid yang merupakan mahasiswa pertanian dan calon petani muda yang menginginkan perubahan pada aspek pertanian dan kesejahteraan petaninya

“Apresiasi untuk Wahid yang ingin masuk ke sektor pertanian kita, sektor pangan perlu perhatian ekstra, karena di satu sisi kita ingin harga pangan terjangkau di sisi lain kita juga ingin kesejahteraan petani meningkat,” terang Anies

“Tapi di sisi lain, itu kita rasakan sulit, harga yang harusnya sampai ke petani malah hilang di tengah atau di tengkulak, sehingga yang kita perlu perbaiki adalah pasarnya yang tidak efektif,” tambahnya

Selain Wahid ada juga Janatan Fatir yang merupakan mahasiswa Unsoed yang viral saat ditanya oleh Bupati Banyumas. Fatir resah banyaknya pekerja asing yang mengisi berbagai sektor industri di Indonesia.

“Justru pekerja kita adalah para ahli terbaik di dunia dan hal itu dibuktikan dengan pembangunan Jakarta International Stadium. Namun ke depan negara perlu membuat sistem yang merekomendasikan para ahli tersebut, jadi mirip dengan marketplace namun untuk mencari ahli di bidang apapun,” respon Anies.

Tak hanya itu, ada juga Sutis seorang mahasiswa yang mempertanyakan ancaman budaya K-Pop bagi pengembangan budaya lokal.

“Jadi Korsel ini contoh bagaimana negara telah memberikan perhatian pada sektor lunak, yakni budaya dan itu dilakukan sejak 90an, baru 20 tahun setelahnya mereka menikmatinya , ini yang juga akan dilakukan perubahan ke depan dengan mengalokasikan dan menginvestasi sektor budaya agar budaya kita semakin dikenal ke depannya,” tandas Anies.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Utang dan Delusi Pembangunan

Rabu, 16 September 2026 | 05:52

Tak Ulangi Kesalahan Purbaya, Suahasil Diharapkan Terus Gelorakan Ekonomi Konstitusi

Rabu, 16 September 2026 | 05:22

Pengukuhan Pengurus PERKAPI Bakal Dihadiri Menhum dan Ketua Komisi XIII DPR

Rabu, 16 September 2026 | 04:44

Fungsi KDKMP yang ‘Disabotase’

Rabu, 16 September 2026 | 04:24

Menhan Sjafrie Apresiasi Bantuan Jepang dalam Atasi Karhutla

Rabu, 16 September 2026 | 03:57

Politikus Senior PKS: PPHN Jangan jadi RPJPN Kedua

Rabu, 16 September 2026 | 03:30

38 Aset Senilai Rp846 Miliar Disita Kejagung dalam Kasus Febrie

Rabu, 16 September 2026 | 03:03

Kegiatan Belajar di SMPN 16 Medan Pulih 100 Persen Usai Dilanda Banjir

Rabu, 16 September 2026 | 02:48

WNA Malaysia Laporkan Pamen Polri Terkait Kasus Investasi Emas ke Bareskrim

Rabu, 16 September 2026 | 02:24

Kemensos Apresiasi Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Sulsel Mulai Beroperasi

Rabu, 16 September 2026 | 01:59

Selengkapnya