Berita

Petani Subang, Jawa Barat membentangkan spanduk dukungan kepada KPK untuk mengungkap dugaan kasus korupsi di Kementan/Ist

Politik

Petani Jawa Barat Dukung KPK Tangkap Mentan

SENIN, 02 OKTOBER 2023 | 20:03 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Pengungkapan kasus dugaan rasuah oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Kementerian Pertanian menuai dukungan dari masyarakat kalangan bawah.

Di Jawa Barat, para petani Subang dan Jalur Pantura mendukung KPK untuk segera menangkap Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo (SYL).

Aksi dukungan tersebut dilakukan para petani dengan membentangkan spanduk dan pamflet yang dibuat sederhana menggunakan kain dan karton bertuliskan dukungan kepada KPK untuk memeriksa dan menangkap Mentan.


“Tangkap Syahrul Yasin Limpo. Petani Subang Pantura bersama KPK memberantas korupsi. Tangkap maling uang petani, Syahrul Yasin Limpo,” demikian tulisan spanduk dan pamflet yang dipegang para petani, Senin (2/10).

Sembari membentangkan spanduk, para petani meluapkan kekecewaannya jika dugaan kasus rasuah benar-benar dilakukan Mentan SYL.

“Di tengah-tengah harga beras dan bahan pokok terus naik, kami para petani Subang Pantura merasa dirugikan oleh kasus (dugaan) korupsi di Kementerian Pertanian,” tegas para petani dalam video yang diterima redaksi.

Di sisi lain, apresiasi tinggi disampaikan para petani kepada KPK di bawah kepemimpinan Firli Bahuri yang dengan tegas membongkar kasus dugaan rasuah di Kementan.

“Terima kasih Pak Firli, terima kasih KPK. Berantas terus korupsi sampai ke akar-akarnya,” ujar para petani.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Istana Minta Kritik terhadap BI Dijadikan Evaluasi Penguatan Komunikasi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:23

Kursi Dua Wamen Kosong, Pemerintah Belum Siapkan Pengganti

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:10

Mensesneg soal Kabar Said Iqbal Masuk Kabinet: Masih Didiskusikan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:59

Mubes V Kosgoro 1957 Digoyang Penolakan Daerah

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:52

AS Hantam Iran dengan Sanksi Baru, Jaringan Penyelundupan LPG Jadi Target

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:37

Istana Bantah Isu Menkeu dan Gubernur BI Bakal Dicopot

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:31

Prasetyo Hadi: Sinergi Pemerintah, DPR, dan BI Kunci Jaga Stabilitas Ekonomi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:20

Bank Indonesia Sudah Intervensi, Mengapa Rupiah Tetap Melemah?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:08

Menkeu Purbaya Bantah Omzet Warteg Turun Jadi Bukti Daya Beli Lesu

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:47

Daftar Komoditas Dirilis, Danantara SDI Siap Kendalikan Rezim Baru Ekspor RI

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:21

Selengkapnya