Berita

Tentara Inggris/Net

Dunia

NATO Benarkan Kirim 600 Tentara Inggris ke Kosovo

SENIN, 02 OKTOBER 2023 | 12:22 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Sekitar 600 tentara Inggris akan dikerahkan ke Kosovo utara di tengah meningkatnya ketegangan di perbatasan dengan Serbia. Rencana ini juga telah dikonfirmasi oleh Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO).

Jurubicara NATO, Dylan White mengatakan Inggris mengerahkan sekitar 200 tentara dari Batalyon 1 Resimen Princess of Wales's Royal untuk bergabung denga kontingen berisi 400 tentara yang sudah berlatih di Kosovo.

"Bala bantuan lebih lanjut akan menyusul dari sekutu lainnya. Keputusan tersebut menyusul serangan kekerasan terhadap Polisi Kosovo pada 24 September, dan meningkatkan ketegangan di wilayah tersebut," kata White pada Minggu malam (1/10), seperti dimuat Associated Press.


NATO kemudian menyerukan Kosovo dan Serbia melanjutkan perundingan sesegera mungkin sebagai satu-satunya cara untuk mencapai perdamaian abadi.

Pengerahan pasukan ini setelah Presiden Serbia Aleksandar Vucic membantah laporan yang menyebut pihaknya menambah kekuatan di dekat perbatasan Kosovo.

Amerika Serikat (AS) juga telah mendesak Beograd untuk menarik pasukan setelah pemerintah Kosovo menyebut pihaknya memantau pergerakan militer Serbia dari tiga arah berbeda.

Serbia menolak mengakui kemerdekaan, bekas provinsinya di wilayah selatan, yang mayoritas dihuni warga Albania kecuali di wilayah utara, satu dekade setelah perang mematikan antara gerilyawan kemerdekaan Kosovo dan pasukan Serbia.

Pasukan penjaga perdamaian pimpinan NATO berkekuatan 30 ribu orang dikerahkan ke Kosovo pada tahun 1999 setelah Perang Kosovo, sebagian besar di antaranya adalah pasukan Inggris.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Bahaya Tersembunyi Kerikil di Ban Mobil dan Cara Mengatasinya

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:15

PKS: Pemerintah harus Segera Tetapkan Aturan Pembatasan BBM Bersubsidi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:14

Mengupas Bahaya Air Keras Menyusul Kasus Penyerangan Aktivis KontraS di Jakarta

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:52

Kemenhaj Tegaskan Komitmen Haji Inklusif bagi Lansia dan Disabilitas

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:47

Qatar Kutuk Serangan Brutal Israel di Lebanon

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Tembus 103 Dolar AS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:10

AS Kirim Ribuan Marinir ke Timur Tengah, Iran Terancam Invasi Darat

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:41

Wall Street Rontok Menatap Kemungkinan Inflasi Global

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:23

Transformasi Kinerja BUKA: Dari Rugi Menjadi Laba Rp3,14 Triliun di 2025

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:08

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Selengkapnya