Berita

Presiden Joko Widodo bersama Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto/Net

Politik

Lebih Percaya Prabowo, Jokowi Sulit Tergoda Bujuk Rayu Ganjar dan PDIP

SENIN, 02 OKTOBER 2023 | 11:51 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Peluang Koalisi Indonesia Maju (KIM), yang mendukung Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto maju Pilpres 2024, untuk bubar dinilai sulit terjadi. KIM kini justru berada dalam posisi yang kuat karena didukung oleh Presiden Joko Widodo.

"Jokowi lebih percaya kepada Prabowo yang memang bagian dari pemerintahan dan sudah menunjukkan akan melanjutkan kebijakan Jokowi," ujar pengamat politik Citra Institute, Efriza,  kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (2/10).

Dia berpendapat, kehadiran Jokowi dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) ke-4 PDIP, di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, beberapa hari lalu tidak lantas bisa seketika mengubah kecenderungannya mendukung Prabowo.


Sebab, dia meyakini Presiden ketujuh RI yang menjabat selama dua periode itu masih ragu dengan kemampuan calon presiden (Capres) yang diusung PDIP, Ganjar Pranowo.

"Ketimbang menseriusi Ganjar yang acap plin-plan dalam perilaku untuk menjadikan Jokowi sebagai tokoh sentral untuk membantu pemenangannya, mending mendukung Prabowo," tuturnya.

Lebih lanjut, dosen Ilmu Pemerintahan Universitas Pamulang (Unpam) Serang itu menduga Ganjar kalah pengaruh dari Prabowo yang menunjukkan program keberlanjutan pemerintahan Jokowi.

"Terbukti, Prabowo meningkat suaranya karena berhasil meyakinkan publik ia lebih cocok melanjutkan kebijakan keberlanjutan dari pemerintahan Jokowi," demikian Efriza. 

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

UPDATE

Kapolri Resmi Larang Seluruh Polisi Pakai Vape

Minggu, 01 November 2026 | 21:51

Ketidakpuasan terhadap Kinerja Pemerintah

Minggu, 01 November 2026 | 21:33

Gaduh Penggeledahan Pesantren, Polri Libatkan Propam

Minggu, 01 November 2026 | 20:41

Dua Nasabah Gugat AIA Financial ke PN Jaksel

Minggu, 01 November 2026 | 20:18

Mantra Mahasiswa dan Mengapa Rakyat Sering Kali Dikalahkan?

Minggu, 01 November 2026 | 19:36

KB Bank Syariah Digugat ke Pengadilan

Minggu, 01 November 2026 | 18:39

Pakar Tata Negara Bongkar Efek Putusan MA Terhadap Nasib Gibran

Minggu, 01 November 2026 | 18:15

Cancel Culture RANS-Willie Salim Contoh Kemarahan Publik

Minggu, 01 November 2026 | 17:41

Lulusan Trisakti Didorong Jadi Generasi Inovatif dan Berjiwa Wirausaha

Minggu, 01 November 2026 | 17:23

Elemen Umat Islam Harus Bersatu Perkuat Ekonomi melalui Koperasi

Minggu, 01 November 2026 | 17:00

Selengkapnya