Berita

Penonton Wonderful Inodonesia di Capitol Hill, Washington DC, AS/Ist

Publika

Tarian Wonderful Indonesia Sukses Dipentaskan di Washington DC

MINGGU, 01 OKTOBER 2023 | 22:09 WIB | OLEH: ILHAM BINTANG

“WONDERFUL Indonesia sukses besar semalam. Saya terharu menyaksikan pagelaran tarian Nusantara kita, sangat membanggakan," kata Raakhe Punjabi per telepon, Minggu (1/10) habis Maghrib waktu Jakarta pertelepon.

Pertunjukan tarian Nusantara dimaksud berlangsung Sabtu malam (30/9) di Capitol Hill, Washington DC, AS.

Istri Raja Sinetron Indonesia, Raam Punjabi, itu berada di Washington DC, ikut mengawal Duta Budaya "Wonderful Indonesia" dan menjadi saksi mata pementasannya di World Culture Festival di AS, 29 September hingga 1 Oktober.


"Sekarang baru jam 7 pagi di sini. Luapan kegembiraan ini mau saya share ke banyak orang di Tanah Air," sambungnya di ujung telepon malam ini.
 
Sehari sebelumnya, Raakhe mengirimi saya foto-foto delegasi Indonesia, mulai saat persiapan hingga pementasannya.
 
Tarian kolosal Nusantara ”Wonderful Indonesia” merupakan gubahan seniman Indonesia, Rio Silaen, Sutan Martozet, dan Erna Widyastuti, yang melibatkan lebih dari 100 penari. Dari Tanah Air 15 orang yang diboyong ke AS, selebihnya pertunjukan ditopang diaspora Indonesia di AS.

Koreografi dan kostum ditangani Bang Ozet dari Medan. Pentas Wonderful Indonesia memadukan tarian dari delapan etnik, yaitu Aceh, Batak, Jawa, Sunda, Bali, Banjar, Minahasa, dan Papua. Tarian diiringi musik kombinasi dari lagu-lagu dari daerah tersebut.

Raakhe menceritakan festival budaya skala global lima tahunan itu menampilkan beragam budaya dari ratusan negara. Beberapa negara ada yang membawa rombongan seninya dalam jumlah besar, sampai 600 orang.

"Kita nggak bisa bawa banyak-banyak, maklumlah terbentur soal biaya," akunya.

Pagelaran acara itu berlangsung di Capitol Hill yang merupakan gedung bersejarah dan sangat terkenal di Amerika Serikat. Capitol Hill adalah salah satu bangunan paling mengesankan secara arsitektural dan secara simbolis, dianggap penting di dunia. Selama lebih dari dua abad, Kongres AS melangsungkan rapatnya di gedung ini.

Selain digunakan secara aktif oleh Kongres, Capitol Hill juga difungsikan sebagai museum seni dan sejarah Amerika. Setiap tahun, diperkirakan dikunjungi oleh 3 juta hingga 5 juta orang dari seluruh dunia.

Menurut Wikipedia, gedung itu dianggap sebagai contoh sempurna dari arsitektur neoklasik abad ke-19, yang menggabungkan fungsi dengan estetika.

Dua tahun lalu gedung itu kembali menyita perhatian dunia saat digeruduk oleh relawan pendukung Presiden AS Donald Trump yang mengamuk karena "junjungannya” dikalahkan oleh Joe Biden, Presiden AS saat ini.
 
"Sekitar 200 sampai 300 ribu penonton menyaksikan pertunjukan kita. Luar biasa sambutan penonton," tambah Raakhe menutup percakapannya.

Penulis adalah wartawan senior

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

ISIS Mengaku Dalangi Serangan Bom Bunuh Diri di Masjid Syiah Pakistan

Minggu, 08 Februari 2026 | 16:06

BNI Gelar Aksi Bersih Pantai dan Edukasi Kelola Sampah di Bali

Minggu, 08 Februari 2026 | 15:36

Miliki Lahan di Makkah, Prabowo Optimistis Turunkan Biaya Haji

Minggu, 08 Februari 2026 | 15:16

Dukungan Parpol ke Prabowo Dua Periode Munculkan Teka-teki Cawapres

Minggu, 08 Februari 2026 | 14:52

KPK Telusuri Kongkalikong Sidang Perdata Perusahaan Milik Kemenkeu Vs Masyarakat di PN Depok

Minggu, 08 Februari 2026 | 14:42

RI Harus Tarik Diri Jika BoP Tak Jamin Keadilan Palestina

Minggu, 08 Februari 2026 | 14:32

Kehadiran Prabowo di Harlah NU Bawa Pesan Ulama-Umara Bersatu

Minggu, 08 Februari 2026 | 13:50

Forum Perdana Board of Peace akan Berlangsung di Washington pada 19 Februari

Minggu, 08 Februari 2026 | 13:31

Prabowo Tegaskan Pemimpin Wajib Tinggalkan Dendam dan Kebencian

Minggu, 08 Februari 2026 | 13:17

KPK Gali Dugaan Korupsi Dana Konsinyasi di PN Depok

Minggu, 08 Februari 2026 | 12:28

Selengkapnya