Berita

Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo/Net

Hukum

LSAK: Presiden Bisa Tarik Pulang Mentan SYL untuk Diperiksa KPK

MINGGU, 01 OKTOBER 2023 | 16:25 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Presiden Joko Widodo perlu segera menarik Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo (SYL) dari kunjungan kerja ke luar negerinya. Hal ini penting untuk mempermudah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami dugaan rasuah di Kementan.

“KPK surati Presiden, biar nanti Presiden yang memerintahkan Mentan pulang ke Indonesia untuk diperiksa KPK," kata peneliti Lembaga Studi Anti Korupsi (LSAK), Ahmad A Hariri dalam keterangan tertulisnya, Minggu (1/10).

Hariri menilai, pemeriksaan Mentan SYL penting untuk membuat kasus dugaan rasuah Kementan terang-benderang. Apalagi, KPK sudah menggeledah Kantor Kementan hingga rumah dinas Mentan SYL dan mengamankan uang hingga Rp30 miliar.


“Selain uang, ada juga senjata api temuannya. Jadi memang Mentan harus diklarifikasi terkait temuan-temuan itu,” katanya.

Di sisi lain, Hariri meminta KPK tidak ragu mengusut tuntas kasus yang diduga melibatkan Mentan SYL. Ia yakin, publik, termasuk kalangan petani mendukung lembaga pimpinan Firli Bahuri itu untuk segera memeriksa Mentan SYL.

“Petani pasti dukung. Karena di tengah kondisi petani yang tidak menentu seperti saat ini, kok bisa ada uang puluhan miliar di rumah Mentan, kan aneh dan janggal,” tutupnya.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Kembali Bongkar Peran Dirjen Bea Cukai dalam Skandal Suap Blueray Cargo

Kamis, 27 Agustus 2026 | 01:46

UPDATE

Kemenkum Tegas Pertahankan Pembatalan Status Badan Hukum PLK

Selasa, 01 September 2026 | 16:28

Rebranding Dukcapil di Tarakan Tembus 1.387 Layanan Adminduk

Selasa, 01 September 2026 | 16:22

WNI Jadi Tentara Rusia Gegara Diiming-imingi Gaji Besar

Selasa, 01 September 2026 | 16:11

Pengamat Wanti-wanti BLU Batu Bara: Efisien Boleh, Pembangkit Jangan Terganggu

Selasa, 01 September 2026 | 15:53

UBakrie's Week 2026 Persiapkan 1.147 Mahasiswa Baru untuk Dunia Kampus dan Industri

Selasa, 01 September 2026 | 15:41

Bukan Cuma Cari Juara, Kemenag Bidik Kader Ulama dari MTQN XXXI

Selasa, 01 September 2026 | 15:39

DPR: Usut Tuntas Kematian Warga Pejompongan Korban Kerusuhan Demo

Selasa, 01 September 2026 | 15:34

Destry Resmi Pimpin BI, Perry Titip Pesan di Tengah Gejolak Global

Selasa, 01 September 2026 | 15:30

BNI Tawarkan Sukuk Ritel SR025 Lewat wondr, Imbal Hasil hingga 6,9 Persen

Selasa, 01 September 2026 | 15:25

Bawa Program "Klasterku Hidupku", BRI Ajak Pengusaha Ikan Kering Sorong Naik Kelas

Selasa, 01 September 2026 | 15:24

Selengkapnya