Berita

Bakal Capres Koalisi Perubahan untuk Persatuan Anies Baswedan menghadiri undangan ngariung 1000 Alumni ITB/Ist

Politik

Ngariung Bareng Alumni ITB, Anies: Ilmu Pengetahuan harus Jadi Guidance Pengambilan Keputusan

MINGGU, 01 OKTOBER 2023 | 14:28 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Ilmu pengetahuan dan metode ilmiah harus dikembalikan sebagai rujukan dalam pengambilan keputusan politik.

Menurut bakal Capres Koalisi Perubahan untuk Persatuan, Anies Baswedan, terlalu besar risikonya bagi Indonesia bila kebijakan yang dibuat pemerintah justru serampangan.

Hal ini disampaikan Anies Baswedan saat menghadiri acara Ngariung Bareng 1000 Alumni Institut Teknologi Bandung (ITB), di Bandoengsche Melk Centrale (BMC), Bandung, Jawa Barat, Minggu (1/10).


“Kita harus mengembalikan ilmu pengetahuan dan metode ilmiah jadi guidance kita dalam pengambilan keputusan,” ujar Anies disambut gemuruh tepuk tangan peserta yang hadir.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu melanjutkan, jika pemerintah keliru dalam membuat kebijakan maka akan menimbulkan banyak kerugian.

“Untuk itu kami lihat (ilmu pengetahuan) perlu dikembalikan dan jadi agenda utama dalam pengambilan keputusan. Sehingga keputusan memiliki nilai keadilan, memperoleh kepercayaan publik, dan lebih saintifik,” bebernya.

Pendekatan sains ini juga yang dilakukan Anies saat menjabat Gubernur DKI Jakarta periode 2017-2022. Terlebih saat itu dunia tengah dilanda pandemi Covid-19.

“Kita mengalami pembelajaran dahsyat saat pandemi. Ketahuan siapa pemimpin yang gunakan ilmu atau tidak saat ambil kebijakan. Mereka menomorduakan sains dan tak menghargai ilmu,” tukas Anies.

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Relawan Jokowi: Rismon Sianipar Pengecut!

Jumat, 13 Maret 2026 | 01:05

UPDATE

Wisatawan Banjiri Kepulauan Seribu saat Libur Lebaran

Selasa, 24 Maret 2026 | 00:21

Kebakaran Rumah di Meruya, 75 Petugas Pemadam Diterjunkan

Selasa, 24 Maret 2026 | 00:00

10 Desa di NTT Terdampak Banjir

Senin, 23 Maret 2026 | 23:27

KPK Bawa Yaqut Cholil Qoumas ke RS Polri

Senin, 23 Maret 2026 | 23:05

Pengunjung Diimbau Tak Buang Sampah Sembarangan di Taman Bendera Pusaka

Senin, 23 Maret 2026 | 23:01

Yaqut Cholil Kembali ke Rutan KPK

Senin, 23 Maret 2026 | 22:48

Kim Jong Un Terpilih Lagi jadi Presiden Korut

Senin, 23 Maret 2026 | 21:45

Benang Kusut Pengelolaan Keuangan, Kepala BKAD Purwakarta Diminta Mundur

Senin, 23 Maret 2026 | 21:17

Arus Balik H+2 Lebaran Mulai Terlihat di Terminal Rajabasa

Senin, 23 Maret 2026 | 20:24

Pimpinan MPR Sambut Baik Langkah Presiden Prabowo Percepat Transisi Energi

Senin, 23 Maret 2026 | 19:55

Selengkapnya