Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Hindari Serangan Rusia, Ukraina Pindahkan Pabrik Rudal ke Luar Negeri

SABTU, 30 SEPTEMBER 2023 | 19:39 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Sebagian pabrik produksi rudal telah dipindahkan Ukraina ke luar negeri agar terhindar dari serangan Rusia.

Hal itu diungkap oleh  sekretaris Dewan Keamanan dan Pertahanan Nasional Ukraina, Oleksiy Danilov, dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip dari The Defense Post pada Sabtu (30/9).

Dikatakan Danilov, keputusan pemindahan dilakukan menyusul serangan Moskow yang kini telah menyentuh lokasi pabrik.


Dia menolak membocorkan lokasi baru pabrik rudal tersebut dan kapan pemindahan dimulai.

"Ini adalah program rahasia, dan tidak ada yang akan memberitahu Anda bagaimana kelanjutannya,” tegas Danilov.

Menurut Danilov, Kyiv telah mengembangkan rudalnya sendiri sejak tahun 2020 untuk mempersiapkan konflik di masa depan.

Beberapa senjata dilaporkan mampu mengenai sasaran hingga jarak 930 mil (1.496 kilometer).

Bulan Ukraina diklaim mampu menghancurkan sistem rudal anti-pesawat S-400 Triumf Rusia di Krimea.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

UPDATE

Mantan Menpora Dito Ariotedjo Hadir Bersama Habib Jindan di Safari Sholawat Lombok

Senin, 12 Oktober 2026 | 22:08

PLN Siapkan Integrasi EBT PLTP Wayang Windu Unit 3 ke Sistem Kelistrikan Jabar

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:54

Gaduh Dugaan Aturan Selundupan, Doli Sentil Hasyim: Jabatan Komisaris Hadiah dari Siapa?

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:44

Sertijab Menlu, Arrmanatha Tegaskan Arah Polugri Indonesia Tidak Berubah

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:28

Kades Ciangsana Bakal Mediasi Polemik Bangunan 480 Meter Persegi di Coatesville

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:07

Bank Jakarta dan PAM Jaya akan Melantai di Bursa, Ini Respons Senator Fahira

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:37

Berat Langkah IHSG Kembali ke 9.000, Saham Konglo Tak Akan Bangkit?

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:28

Danantara Diandalkan Pacu Pertumbuhan Ekonomi 7 Persen

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:22

AMDK dan Komoditas Mamin Harus Dikecualikan dalam Pelarangan Truk Sumbu 3

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:21

Komisi II Buka Peluang RDP Bahas Putusan MK pada Gibran

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:02

Selengkapnya