Berita

Aksi unjuk rasa di depan Kantor Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Jakarta untuk menyuarakan konflik Pulau Rempang/Net

Politik

Demo di Kantor Bahlil, Massa Dorong Penyelesaian Rempang Lebih Manusiawi

JUMAT, 29 SEPTEMBER 2023 | 21:53 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Konflik Pulau Rempang, Kepulauan Riau harus dicarikan solusi terbaik agar masyarakat setempat tetap damai dan investasi yang dibangun tetap berjalan.

Seruan tersebut dibawa massa dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) se-Jakarta saat menggelar aksi damai di depan Kantor Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Jakarta, Jumat (29/9).

Dalam orasinya, koordinator aksi, Abjan Said menyebut konflik Pulau Rempang harus diselesaikan secepatnya. Ia pun menyambut baik sikap Menteri Investasi, Bahlil Lahadalia dengan menemui langsung masyarakat Rempang.


"Sebagai junior di HMI, saya memberi rasa hormat yang tinggi terhadap senior saya, Bang Bahlil yang turun menemui warga Rempang dan duduk bersama mencari solusi," kata Abjan Said.

Massa menilai, pendekatan Bahlil dengan menemui masyarakat lebih beradab dan manusiawi. Tidak ada cara represif dengan melibatkan aparat negara untuk membungkam warga.

"Pendekatan Bang Bahlil dalam merespons masalah di Rempang telah memberi contoh baik buat kami, adik-adiknya di HMI," sambungnya.

Sementara itu, Menteri Bahlil telah berkunjung ke Pulau Rempang pada 18 September 2023. Usai kunjungan, Bahlil memastikan tidak akan merelokasi masyarakat Rempang ke Galang.

"Tadinya kami mau relokasi dari Rempang ke Galang, tapi sekarang hanya dari Rempang ke kampung yang masih ada di Rempang," tutur Bahlil beberapa waktu lalu.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Prabowo Desak Bos Batu Bara dan Sawit Dahulukan Pasar Domestik

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Polisi Harus Ungkap Pelaku Serangan Brutal terhadap Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Aparat Diminta Gercep Usut Penyiraman Air Keras terhadap Pembela HAM

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Prabowo Ingatkan Pejabat: Open House Lebaran Jangan Terlalu Mewah

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Bahlil Tepis Isu Batu Bara PLTU Menipis, Stok Rata-rata Masih 14 Hari

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:38

Purbaya Lapor Prabowo Banyak Ekonom Aneh yang Sebut RI Resesi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:32

Kekerasan Terhadap Pembela HAM Ancaman Nyata bagi Demokrasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:12

Setengah Penduduk RI Diperkirakan Mudik Lebaran 2026

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:07

Mentan: Cadangan Beras Hampir Lima Juta Ton, Cukup Hingga Akhir Tahun

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:48

Komisi III DPR Minta Dalang Penyerangan Air Keras Aktivis KontraS Dibongkar

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya