Berita

Rizal Ramli/Net

Politik

Mentan SYL Terjerat Korupsi, Rizal Ramli: It’s a Boomerang

JUMAT, 29 SEPTEMBER 2023 | 17:40 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Dugaan jerat rasuah pada Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, membuka memori mantan Menko Ekuin Rizal Ramli.

Diceritakan Rizal Ramli, pada tahun 2018, dia pernah dilaporkan Syahrul Yasin Limpo, yang merupakan kader Partai Nasdem ke Polda Metro Jaya, atas dugaan pencemaran nama baik.

"Tahun 2018, Syahrul Limpo mau carmuk (cari muka) Ketua Nasdem Surya Paloh, ajukan RR ke Polda," ujar Rizal Ramli kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (29/9).


Menghadapi laporan itu, kata pemilik akronim RR itu, dia dibantu banyak pengacara. Hingga akhirnya, laporan kubu Nasdem tidak dilanjutkan.

"RR dibantu ratusan lawyers, ajukan Nasdem ke Bareskrim dan KPK dengan bawa bukti-bukti permainan kuota impor," katanya.

"Akhirnya 'chicken-out' dan SP kirim message, hubungan kita baik-baik saja!" imbuhnya.

Soal dugaan jerat rasuah Syahrul Yasin Limpo saat ini, bagi RR, hal tersebut tak ubahnya bumerang yang berbalik memukul pelemparnya.

"It’s a boomerang," tandasnya.

Adapun berkaitan dugaan jerat hukum Syahrul Yasin Limpo sebagai Menteri Pertanian, KPK sudah melakukan penggeledahan di rumah dinasnya, di Jalan Widya Chandra V nomor 28, Kebayoran Baru, Jakarta Pusat sejak Kamis sore (28/9) hingga Jumat (29/9).

Dari penggeledahan itu, KPK mengamankan bukti uang senilai Rp30 miliar dalam mata uang rupiah, dolar Amerika Serikat, dan dolar Singapura. Selanjutnya, ditemukan pula berbagai dokumen dan alat elektronik.

Selain itu, KPK juga menemukan 12 pucuk senjata api. Akan tetapi, temuan senjata api tersebut diserahkan kepada Polda Metro Jaya untuk ditelusuri lebih lanjut.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya