Berita

Megawati Soekarnoputri di hadapan Presiden Joko Widodo dan peserta Rakernas IV PDIP/Ist

Politik

Di Hadapan Jokowi, Megawati Ajak Kader Menangkan Ganjar di Pilpres 2024

JUMAT, 29 SEPTEMBER 2023 | 17:13 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Seluruh kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) diminta memenangkan bakal Capres Ganjar Pranowo pada Pilpres 2024.

Permintaan itu disampaikan Megawati Soekarnoputri di hadapan Presiden Joko Widodo dan peserta Rakernas IV PDIP, di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (29/9).

Mulanya, Megawati menyinggung soal ketahanan pangan.


"Konsepsi kedaulatan pangan itulah yang ditawarkan PDI Perjuangan pada Pemilihan Umum 2024 yang tinggal beberapa bulan lagi," katanya.

Selanjutnya dia menegaskan, PDIP tidak akan menyerah menjalankan politik kedaulatan pangan itu.

"Itulah komitmen pokok partai pada pemerintahan yang akan datang, dengan memenangkan pemilihan legislatif dan bapak Ganjar Pranowo sebagai presiden ke delapan Republik Indonesia. Sanggup? Sanggup? Sanggup?" tandas Mega.

“Sanggup,” sahut peserta Rakernas.

Presiden kelima RI itu juga mengingatkan kader partai dan simpatisan di mana pun berada, bahwa rakyat itu cakrawati atau horizon perjuangan.  

"Kepada merekalah dedikasi politik selalu ditujukan. Kita berjuang karena keyakinan politik," katanya.  

Lebih lanjut dia juga menyatakan, PDIP telah diuji gemblengan sejarah yang begitu hebat dan menyakitkan, khususnya di masa Orde Baru.

"Karena itu, sebagai banteng-banteng PDI Perjuangan yang memegang kokoh perisai Pancasila di dada, selama ini kita menyatu dengan rakyat, jangan pernah gentar sedikitpun menghadapi kepungan dan manuver politik praktis yang hanya sekadar menggunakan keinginan kekuasaan sebagai tujuan," urainya.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Purbaya Siapkan Sanksi bagi Importir Buntut Kontainer Menumpuk

Minggu, 07 Juni 2026 | 00:21

Kebakaran Rumah di Palmerah, 17 Unit dan 85 Personel Damkar Dikerahkan

Minggu, 07 Juni 2026 | 00:05

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Widiyanti Putri Wardhana dan Nusron Wahid Layak Direshuffle

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:38

Kompetisi Ketapel Antar ASN

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:19

Buzzer Jokowi Jangan Dulu Pesta, P21 Bukan Vonis Pengadilan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:00

Investor Asing Laporkan Dugaan Penyalahgunaan Dana Proyek Marina Bay City ke Polda Bali

Sabtu, 06 Juni 2026 | 22:48

Kritik Rocky Gerung, Gumarang: Menteri Keuangan Bukan Sekadar Kasir

Sabtu, 06 Juni 2026 | 22:27

State-Driven Economy untuk Hentikan Ketimpangan dan Ketergantungan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:57

Puluhan Miliar Dana Investasi Dipersoalkan, Siapa Bertanggung Jawab di Marina Bay City?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:33

Selengkapnya