Berita

PLTN Fukushima/Net

Dunia

Pekan Depan, Jepang Mulai Tahap Kedua Pembuangan Air Limbah Fukushima

JUMAT, 29 SEPTEMBER 2023 | 14:40 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Jepang akan mulai gelombang kedua pembuangan air limbah terkontaminasi dari pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) Fukusjhima ke laut pada pekan depan.

Jepang sudah membuang air limbah terkontaminasi tahap pertama pada 24 Agustus. Pada tahap pertama, sekitar 7.800 ton air dibuang ke Pasifik dari total rencana 1,34 juta ton, cukup untuk mengisi lebih dari 500 kolam renang Olimpiade.

"Inspeksi setelah pelepasan pertama telah selesai. Pelepasan (kedua) akan dimulai pada 5 Oktober,” kata Tokyo Electric Power Company (Tepco) pada Kamis (28/9), seperti dikutip The Straits Times.


Tepco mengatakan bahwa air telah disaring dari semua unsur radioaktif kecuali tritium, yang berada dalam tingkat aman. Pandangan itu didukung oleh badan atom PBB, IAEA.

Meski begitu, China telah mengecam langkah tersebut dan melarang semua impor makanan laut Jepang setelah pelepasan pertama.

Rusia, yang hubungannya dengan Jepang juga tidak baik, dilaporkan sedang mempertimbangkan untuk menerapkan larangan makanan laut.

Pelepasan air limbah, yang diperkirakan akan memakan waktu puluhan tahun untuk diselesaikan, bertujuan untuk memberikan ruang untuk mulai menghilangkan bahan bakar radioaktif dan puing-puing yang sangat berbahaya dari reaktor yang rusak.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Beruang di Istana

Kamis, 30 April 2026 | 12:14

Rincian 13 Proyek Hilirisasi Bernilai Rp116 Triliun yang Baru Diresmikan Prabowo

Kamis, 30 April 2026 | 11:56

KPK Periksa Pejabat Pemkot Madiun dalam Kasus Dugaan Pemerasan Wali Kota Maidi

Kamis, 30 April 2026 | 11:43

Menteri PPPA Disorot Usai Minta Maaf, Dinilai Perlu Tingkatkan Sensitivitas dan Komunikasi Publik

Kamis, 30 April 2026 | 11:27

Arab Saudi Beri Asuransi Khusus Risiko Panas Saat Puncak Haji

Kamis, 30 April 2026 | 11:06

Bangkit dari Kubur! Friendster Sang Pelopor Medsos Resmi Kembali di 2026

Kamis, 30 April 2026 | 11:05

Hasil Komunikasi Dasco dengan Presiden Prabowo, Pemerintah Siapkan Rp 4 Triliun Perbaiki Perlintasan Kereta Api

Kamis, 30 April 2026 | 11:02

Harga Emas Antam Ambruk ke Rp2,7 Juta per Gram di Akhir Bulan

Kamis, 30 April 2026 | 10:50

Suami Bupati Pekalongan Dicecar KPK soal Aliran Uang Perusahaan Keluarga

Kamis, 30 April 2026 | 10:45

Prabowo Dijadwalkan Hadiri Puncak Hari Buruh di Monas Besok

Kamis, 30 April 2026 | 10:28

Selengkapnya