Berita

Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar didampingi elite PKS dan Nasdem/RMOL

Politik

Belum Terlihat Baliho Anies Bersama Herman Deru, Ada Apa dengan Nasdem Sumsel?

SELASA, 26 SEPTEMBER 2023 | 01:43 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Duet bakal calon presiden-wakil presiden, Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar, dinilai sudah menang satu langkah saat dua bacapres lain yakni Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo masih belum menentukan pasangan mereka.

Oleh sebab itu, usai dideklarasikan di Surabaya beberapa waktu lalu, pasangan yang diusung Nasdem, PKS, dan PKB ini pun langsung disosialisasikan ke seluruh penjuru negeri. Tak terkecuali di Sumsel, yang saat ini masih dipimpin oleh Gubernur Herman Deru yang notabene adalah kader Partai Nasdem.

Bacapres Anies Baswedan bahkan telah datang ke Palembang beberapa waktu lalu untuk hadir di sejumlah acara dari partai pengusung. Meskipun demikian, Anies yang pertama kali diusung oleh Nasdem sebagai capres, justru dinilai pengamat mendapatkan endorse dari partai lain saat berada di Palembang.


"Kesannya Nasdem Sumsel memang biasa saja terhadap kehadiran Anies ini. Bisa jadi karena beliau ini (Herman Deru) masih menjabat sebagai Gubernur Sumsel, karena kesibukannya masih untuk ngurusi jabatan," kata pengamat politik, Bagindo Togar, kepada Kantor Berita RMOLSumsel, Senin (25/9).

Nasdem Sumsel sebetulnya juga membuat acara penyambutan atas kehadiran Anies di Palembang. Namun gaungnya seolah tak terdengar. Terlebih tidak ada riuh ramai baliho dukungan terhadap Anies yang dibuat Nasdem Sumsel di sejumlah titik utama di kota Palembang.

Bagindo menyebut belum terlihat gambar Anies bersama Ketua DPW Nasdem Sumsel, Herman Deru, dalam bentuk baliho. Hal ini berbeda dengan partai pengusung lainnya PKS dan PKB yang mulai gencar mensosialisasikan capres dan cawapres yang mereka usung.

"Jelas ngurusi jabatan itu lebih penting, apalagi sudah masuk masa pengujung dan memang banyak kesibukannya termasuk melantik Pj Walikota dan Bupati beberapa waktu lalu (dibanding Anies Baswedan)," ungkap Bagindo.

Belum Ada Instruksi Pusat untuk Pasang Baliho Anies

Isu Nasdem Sumsel tidak sepenuhnya mendukung pencalonan Anies Baswedan yang semakin menguat, menurut Bagindo, belum bisa sepenuhnya dipastikan. Karena selain memang belum masa kampanye, Gubernur Sumsel diprediksi tidak cukup mampu bermain aman, apalagi bermain di belakang Surya Paloh.

"Lihat saja kalau pusat sudah perintah, pasti wajib dan pasti pasang semua nantinya. Tapi bukan hanya itu saja poinnya, yang terpenting strategi pemenangan yang dibuat. Nah dari sini bisa kita lihat apakah kader di Sumsel ini solid atau tidak," jelasnya.

Hal ini dibenarkan oleh Sekretaris Nasdem Sumsel, Syamsul Bahri, saat dihubungi Kantor Berita RMOLSumsel. Menurutnya sampai saat ini belum ada instruksi untuk mensosialisasikan Anies Baswedan dalam bentuk baliho. Sehingga belum ada foto Anies bersama Ketua DPD Nasdem Sumsel Herman Deru di ruang publik.

Anggota DPRD Sumsel ini mengaku pihaknya baru akan bergerak guna mempersiapkan kemenangan Capres-cawapres Anies-Muhaimin di Sumsel. Termasuk nanti pemasangan banner Anies-Muhaimin dan Herman Deru setelah perintah dari DPP Partai Nasdem turun.

"Sabar bae, yang penting menang, ngapo nak cepat-cepat kalu kalah (untuk apa cepat-cepat, kalau nantinya akan kalah),” tandasnya.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya