Berita

Presiden Korea Selatan Yoon Suk-yeol ketika berpidato di Sidang Majelis Umum PBB di New York/Net

Dunia

Balas Pidato Yoon Suk-yeol di PBB, Korut: Idiot, Otak Sampah!

SENIN, 25 SEPTEMBER 2023 | 13:43 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Republik Rakyat Demokratik Korea (RRDK) atau Korea Utara dibuat geram dengan pidato Presiden Republik Korea atau Korea Selatan Yoon Suk-yeol ketika menghadiri Sidang Majelis Umum PBB ke-78 di New York pada pekan lalu.

Dalam pidatonya, Yoon mengecam hubungan Korea Utara dan Rusia yang dinilai Seoul sebagai provokasi terhadap keamanan dan perdamaian di kawasan. Yoon mengatakan Korea Selatan tidak akan tinggal diam jika Korea Utara dan Rusia menyetujui kesepakatan senjata yang akan menimbulkan ancaman.

Menanggapi hal tersebut, Korea Utara memberikan respons lewat artikel yang diunggah di media KCNA pada Senin (25/9). Pyongyang menilai Yoon tidak memiliki pengetahuan dasar politik dan hanya bertindak sebagai boneka Amerika Serikat (AS) semata.


"Jelas sekali bahwa orang dengan otak sampah ini tidak dapat memahami makna mendalam dan besar dari perkembangan hubungan persahabatan RRDK-Rusia," begitu bunyi pernyataan yang ditulis oleh Kim Yun Mi itu.

Pernyataan yang menyebut Yoon sebagai "idiot" itu menekankan, setiap negara memiliki hak untuk menjaga hubungan dekat satu sama lain, termasuk bagi mereka yang bertetangga.

"Secara khusus, pengembangan persahabatan dan kerja sama antar bangsa merupakan hak sah suatu negara berdaulat dan landasan bagi perdamaian dan stabilitas regional dan global," lanjut pernyataan itu.

Selain Korea Utara, Kementerian Luar Negeri Rusia juga telah mengkritik pernyataan Yoon. Ia mengatakan Seoul telah menciptakan suasana negatif dan menimbulkan kekecewaan.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Gencatan Senjata Iran-AS Hampir Berakhir, Milisi Irak Siaga Penuh

Selasa, 21 April 2026 | 08:19

Dolar AS Terkoreksi: Investor Mulai Lepas Aset Safe-Haven

Selasa, 21 April 2026 | 08:06

Sinergi BNI dan Perempuan NTT: Mengubah Daun Lontar Menjadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 21 April 2026 | 07:48

Tim Cook Mundur sebagai CEO Apple

Selasa, 21 April 2026 | 07:35

Refleksi 4 Tahun Prudential Syariah: Mengubah Paradigma Deteksi Dini Kanker

Selasa, 21 April 2026 | 07:27

Emas Dunia Masih Sulit Bangkit di Tengah Kenaikan Harga Minyak

Selasa, 21 April 2026 | 07:16

Kerja Sama Polri-PBB Pertegas Posisi RI dalam Misi Perdamaian Dunia

Selasa, 21 April 2026 | 07:10

Bursa Eropa Merah, Sektor Penerbangan Paling Terpukul

Selasa, 21 April 2026 | 07:05

Relawan Protes JK Asal Klaim soal Jokowi Presiden

Selasa, 21 April 2026 | 06:51

Politik Angka vs Realitas Ekologi: Sungai Tak Bisa Dipimpin Statistik

Selasa, 21 April 2026 | 06:29

Selengkapnya