Berita

Presiden AS Joe Biden/Net

Dunia

Popularitas Biden Makin Melorot, Kebanyakan Orang Amerika Tidak Setuju dengan Caranya Menangani Ekonomi

SENIN, 25 SEPTEMBER 2023 | 09:22 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Tingkat kepuasan terhadap Presiden AS Joe Biden kembali merosot dalam jajak pendapat terbaru yang dilakukan Washington Post-ABC News terbaru. Nilainya bahkan tertinggal jauh di belakang saingan utamanya dari Partai Republik, Donald Trump.

Menurut jajak pendapat yang dilakukan antara tanggal 15 dan 20 September melalui telepon dari populasi sampel acak yang terdiri dari 1.006 orang dewasa, Trump unggul 10 poin persentase dengan perolehan 52 persen suara dibandingkan Biden yang memperoleh 42 persen suara.

The Washington Post
menekankan bahwa jajak pendapat terbaru ini merupakan hal yang berbeda dari survei-survei lain yang dilakukan. Ketidakpuasan semakin meningkat di kalangan pemilih Amerika terhadap Biden mengenai keadaan ekonomi AS dan masalah migrasi.


Jajak pendapat yang sama menunjukkan bahwa mayoritas dari 56 persen responden tidak menyetujui cara Biden menangani pekerjaannya sebagai presiden, sementara hanya 37 persen yang menyetujui tindakannya.

Ketika ditanya hal yang sama tentang cara Trump bekerja ketika dia masih menjabat, 48 persen menyetujui tindakannya sementara 49 persen tidak setuju.

"Sebanyak 64 persen warga AS mengatakan mereka tidak setuju dengan cara Biden menangani perekonomian, sementara 62 persen tidak senang dengan cara ia menangani situasi imigrasi di perbatasan AS-Meksiko," menurut jajak pendapat tersebut.

Para pendukung Trump menyambut baik hasil jajak pendapat baru tersebut. Salah satunya penasihat senior mantan presiden Jason Miller.

"Pemimpin meledak di Jeff Bezos Amazon Washington Post, karena Presiden Trump kini unggul 10 poin dari Joe Biden secara nasional," tulis Miller di X, seperti dikutip dari Newsweek, Senin (25/9).

Meskipun kampanyenya pada tahun 2024 dikaburkan oleh empat dakwaan yang menimpanya tahun ini, Trump masih menjadi kandidat utama Partai Republik. Menurut jajak pendapat FiveThirtyEight yang dirilis Sabtu (23/9), Trump bahkan memperoleh 55,2 persen suara Partai Republik.

Sementara itu, tiga dari lima anggota Partai Demokrat dan tokoh independen yang berhaluan Demokrat lebih memilih calon selain Biden untuk mencalonkan diri pada tahun 2024, menurut jajak pendapat Washington Post-ABC News.

Saat meluncurkan kampanyenya awal tahun ini, Biden berupaya untuk memberikan semangat kembali kepada para pemilih Partai Demokrat mengenai upayanya untuk melindungi demokrasi Amerika dan menyoroti isu-isu seperti Jaminan Sosial dan akses aborsi.  

Namun, isu-isu ekonomi yang sedang berlangsung—termasuk tingginya harga bahan bakar dan inflasi, pembayaran utang pinjaman mahasiswa, dan sekarang pemogokan United Auto Workers—telah menghadirkan tantangan serius bagi Biden ketika ia mencoba untuk meningkatkan dukungan di kalangan pendukungnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Merawat Tradisi Intelektual Mahasiswa Lewat Peluncuran Buku Pergerakan

Senin, 06 Juli 2026 | 03:59

Demokrasi Liberal dan Benteng Oligarki

Senin, 06 Juli 2026 | 03:43

ICX Realisasikan Buyback Rp71 Miliar Perkuat Sistem Tata Kelola

Senin, 06 Juli 2026 | 03:20

Polresta Bandara Soetta Bongkar Home Industry Vape Isi Ganja Beromzet Miliaran

Senin, 06 Juli 2026 | 02:59

Manifesto AJIP Bali: Ketika Pariwisata Kehilangan Arah

Senin, 06 Juli 2026 | 02:35

Perpres 111/2025 soal LGBT Ancaman Nirmiliter jadi Langkah Preventif Terukur

Senin, 06 Juli 2026 | 02:12

Nyali Semesta: Ali Khamenei dan Puncak Kepemimpinan Transendental

Senin, 06 Juli 2026 | 01:57

UMKM dan Budaya Minangkabau Bergaung di Malaysia

Senin, 06 Juli 2026 | 01:40

Jaksa telah Berubah Menjadi Pengacara Jokowi

Senin, 06 Juli 2026 | 01:20

Aiptu Sumaryanto jadi Korban Ketiga yang Gugur saat Gerebek Bandar Narkoba di Katingan

Senin, 06 Juli 2026 | 00:59

Selengkapnya