Berita

Presiden Joko Widodo/Net

Politik

Jokowi Tak Lagi Berkuasa, Tak Banyak Partai Tertarik Padanya

MINGGU, 24 SEPTEMBER 2023 | 15:55 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Bergabungnya Kaesang Pangarep, putra bungsu Presiden Joko Widodo, ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dinilai murni keputusan pribadi, bukan dorongan sang ayah.

Analisa itu disampaikan analis politik UIN Syarif Hidayatullah, Dedi Kurnia Syah, lewat pesan singkat kepada Kantor Berita Politik RMOL, menyoal sikap Kaesang yang berbeda pilihan politik dengan keluarga, Minggu (24/9).

Menurut Dedi, bergabungnya Kaesang ke PSI tidak akan berdampak signifikan untuk Jokowi, apalagi sampai mengubah pilihan politik sang ayah.


Dia juga menambahkan, tokoh politik sekelas Jokowi dimungkinkan tetap berada di partai lamanya, kecuali kepindahannya mendapat peluang lebih besar, misalnya saja menjadi ketua umum.

Posisi Jokowi bakal seperti warga sipil lainnya, usai lengser dari jabatan sebagai presiden. Dia bisa saja menjabat ketua umum partai politik besar, tapi bukan gabung ke PSI.

"Ketika tidak lagi berkuasa, ia (Jokowi) juga bisa jadi tokoh biasa, tidak banyak partai tertarik lagi kepadanya," kata Dedi, sembari menambahkan, saat ini memang masih jadi rebutan Parpol dan koalisi, karena masih berkuasa.

Saat ini, tambah Dedi lagi, Jokowi masih presiden. "Selepas purna tugas, bukan tidak mungkin dia akan kehilangan banyak orang," tutupnya.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

Mengenal Bupati Rejang Lebong M Fikri yang Baru Terjaring OTT

Selasa, 10 Maret 2026 | 06:15

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

UPDATE

Prabowo Cap Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis Sebagai Aksi Terorisme

Kamis, 19 Maret 2026 | 20:16

Motif Penyerang Aktivis KontraS Inisiatif atau Perintah Atasan?

Kamis, 19 Maret 2026 | 20:15

Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 Hijriah Jatuh pada 21 Maret 2026

Kamis, 19 Maret 2026 | 19:51

Pemerintah Siapkan Skema WFH PNS hingga Swasta, Berlaku Usai Idulfitri

Kamis, 19 Maret 2026 | 19:24

Waspada, Ratusan Suspek Virus Campak Ditemukan di Sumut

Kamis, 19 Maret 2026 | 19:20

Hilal 1 Syawal Belum Terlihat di Jawa Barat

Kamis, 19 Maret 2026 | 19:07

Bank Mandiri Berangkatkan Lebih dari 10.000 Pemudik Lebaran 2026

Kamis, 19 Maret 2026 | 19:05

Megawati Curhat ke Prabowo Lawatan di Arab Saudi dan UEA

Kamis, 19 Maret 2026 | 18:42

MUI: Jangan Paksakan Idulfitri Berbarengan

Kamis, 19 Maret 2026 | 18:29

MUI Imbau Umat Tunggu Hasil Sidang Isbat 1 Syawal 1447 H

Kamis, 19 Maret 2026 | 17:41

Selengkapnya