Berita

Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo/RMOL

Politik

Sindir Prabowo, Ketum Perindo Sebut Koalisi Gemuk Tak Jamin Menang dan Bikin Ribet

MINGGU, 24 SEPTEMBER 2023 | 11:10 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Mayoritas partai politik bergabung ke Koalisi Indonesia Maju (KIM) yang mengusung Prabowo Subianto di Pilpres 2024 mendatang.

Sebagian publik beranggapan koalisi gemuk pengusung Prabowo Subianto ini berpeluang mengalahkan capres lain yang akan mengikuti kontestasi Pilpres 2024.

Namun pandangan berbeda disampaikan Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo. Menurutnya, koalisi gemuk tidak menjamin kemenangan dalam kontestasi Pilpres nanti.


“Kalau saya melihatnya, Pilpres itu lebih ke figur cawapres sama capresnya. Kalau partai relevansinya itu tidak terlalu signifikan. Saya masih percaya Pilpres itu sangat tergantung dari figur capres dan cawapres,” kata Hary Tanoe usai lari bersama bacapres PDIP Ganjar Pranowo di Car Free Day (CFD), Sudirman-Thamrin, Jakarta, Minggu (24/9).

Bos besar MNC Group ini menuturkan, koalisi gemuk justru membuat koalisinya tidak sehat, dan cenderung menyusahkan partai politik di dalamnya.

“Koalisi gemuk menurut saya tidak menjamin. Malah ribet ya. Ribet dalam arti, bagaimana mereka nanti dalam pembagian tanggung jawab dan tugas,” demikian Hary Tanoe.



Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

Pimpinan Baru OJK Perlu Perkuat Pengawasan Fintech Syariah

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:25

Barang Ilegal Lolos Lewat Blueray Cargo, Begini Alurnya

Jumat, 06 Februari 2026 | 02:59

Legitimasi Adies Kadir sebagai Hakim MK Tidak Bisa Diganggu Gugat

Jumat, 06 Februari 2026 | 02:36

Uang Dolar Hingga Emas Disita KPK dari OTT Pejabat Bea Cukai

Jumat, 06 Februari 2026 | 02:18

Pemda Harus Gencar Sosialisasi Beasiswa Otsus untuk Anak Muda Papua

Jumat, 06 Februari 2026 | 01:50

KPK Ultimatum Pemilik Blueray Cargo John Field Serahkan Diri

Jumat, 06 Februari 2026 | 01:28

Ini Faktor Pendorong Pertumbuhan Ekonomi Kuartal IV-2025

Jumat, 06 Februari 2026 | 01:08

KPK Tetapkan 6 Tersangka OTT Pejabat Bea Cukai, 1 Masih Buron

Jumat, 06 Februari 2026 | 00:45

Pengamat: Wibawa Negara Lahir dari Ketenangan Pemimpin

Jumat, 06 Februari 2026 | 00:24

Selengkapnya