Berita

Paus Fransiskus/Net

Dunia

Paus Fransiskus Dorong Pemerintah Eropa Selamatkan Para Pencari Suaka yang Terjebak di Laut

SABTU, 23 SEPTEMBER 2023 | 12:54 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Pemerintah di negara-negara Eropa memiliki tanggung jawab untuk menyelamatkan para pencari suaka yang kerap melintasi lautan untuk menghindari konflik dan kekerasan di negara asal mereka.

Hal tersebut disampaikan Paus Fransiskus, dalam kunjungan pertamanya yang telah mengundang antusiasme luar biasa di kota Marseille, Prancis, pada Jumat (22/9).

Dalam pidatonya di Basilika Notre-Dame de la Garde, yang menghadap ke laut Mediterania, Paus Fransiskus menyoroti pentingnya menyelamatkan mereka yang menghadapi bahaya di laut, sebagai tugas kemanusiaan, tugas peradaban.


“Orang-orang yang berisiko tenggelam ketika ditinggalkan di tengah ombak harus diselamatkan,” katanya.

Komentar Paus ditujukan ketika negara-negara Eropa berupaya mengalihkan tanggung jawab mereka untuk merawat orang-orang yang datang melalui laut.

Seperti dikutip Malay Mail, Sabtu (23/9), Paus juga memperingatkan terhadap apa yang disebutnya sebagai ketidakpedulian yang menghukum mati orang lain.

"Saya mengutuk fanatisme ketidakpedulian dan kelumpuhan rasa takut yang bisa menghambat tindakan penyelamatan," tegasnya.

Dalam kesempatan itu Paus Fransiskus mengungkapkan rasa terima kasih kepada organisasi-organisasi non-pemerintah yang telah melakukan penyelamatan para migran di laut dan mengkritik upaya mereka yang berusaha menghentikan aktivitas itu sebagai isyarat kebencian.

Kunjungan Paus ini datang di tengah lonjakan kedatangan kapal migran dari Afrika Utara ke pulau-pulau di Italia, yang telah memicu perdebatan sengit di Eropa tentang bagaimana membagi tanggung jawab atas para migran ini.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Pramono Klaim 96 Persen Warga Ingin CFD Rasuna Said Berlanjut

Minggu, 07 Juni 2026 | 10:20

Garuda Institute Minta BGN Utamakan Kualitas daripada Kuantitas

Minggu, 07 Juni 2026 | 10:12

Balas Serangan AS, Iran Gempur Pangkalan Bahrain dan Kuwait

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:58

Ditjenpas Benahi Overkapasitas dan Tingkatkan Keamanan Lapas

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:54

Paus Leo XIV Sebut Perang AS-Iran Tidak Adil

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:11

Bukan Sekadar Ganti Pejabat, Reshuffle Kabinet Harus Pulihkan Ekonomi

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:00

Bupati Pati Sudewo Ditahan di Rutan Semarang Jelang Sidang Dua Perkara

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:56

Suhud Alynudin Akan Dilantik Jadi Ketua DPRD DKI Senin Besok

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:27

Koperasi Didorong Masuk Ekosistem Industri Gula

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:02

Gus Salam Serap Aspirasi Nahdliyin Sulsel Jelang Muktamar NU

Minggu, 07 Juni 2026 | 07:52

Selengkapnya