Berita

Momen kebersamaan Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri; Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subianto; dan Ketua DPP PDIP, Puan Maharani/Net

Politik

Duet Ganjar-Prabowo Sulit Terwujud karena Ketum PDIP dan Gerindra Sama-sama Keras

SABTU, 23 SEPTEMBER 2023 | 11:39 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Potensi duet Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo untuk Pilpres 2024 sulit terwujud.

Bila melihat karakteristik Prabowo sebagai Ketua Umum Gerindra dan Megawati Soekarnoputri sebagai ketum PDIP, keduanya sama-sama keras dan sulit merelakan posisi capres kepada partai lain.

Demikian analisa pengamat komunikasi politik Universitas Esa Unggul, M Jamiluddin Ritonga saat disinggung mengenai potensi koalisi antara Gerindra dan PDIP dengan menjodohkan Prabowo dan Ganjar.


“Prabowo juga tipikal sekeras dan seteguh Megawati. Kalau ia sudah memutuskan capres, ia akan wujudkan meski di depannya menghadang kerikil tajam,” kata Jamiluddin kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (23/9).

Kendati begitu, Jamiluddin menilai wacana duet Prabowo-Ganjar sangat beralasan. Pasalnya, Prabowo maupun Ganjar sama-sama memiliki elektabilitas tertinggi.

“Logikanya, bila dua sosok ini bersatu, maka kemenangan sudah di depan mata,” kata dia.

Hanya saja, keinginan itu tampaknya sulit terwujud. Sebab, untuk menentukan siapa capres dan cawapres bukan hal mudah bagi dua poros koalisi tersebut.

“Bagi Mega, peluang menduetkan Ganjar-Prabowo tetap terbuka. Hal itu hanya terjadi bila Ganjar yang jadi capresnya. Namun Prabowo akan sulit menerima bila ia diduetkan dengan Ganjar untuk posisi cawapres,” pungkasnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya