Berita

Kolase Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto/Repro

Politik

Jaman Jepang: Duet Ganjar-Prabowo Bisa Menghemat Anggaran Negara hingga Rp22 T

SABTU, 23 SEPTEMBER 2023 | 09:35 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Wacana menduetkan Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto sebagai pasangan di Pilpres 2024 dinilai menjadi solusi terbaik.

Selain sama-sama mengusung misi keberlanjutan pemerintahan Presiden Joko Widodo, menduetkan Ganjar dan Prabowo bisa mempersempit kandidat paslon menjadi hanya dua pasangan.

"Ini solusi terbaik bagi bangsa. Kenapa? Karena jika bersatu, otomatis hanya ada dua paslon. Pilpres 2024 pun akan satu putaran dan menghemat anggaran negara," kata Ketua Dewan Pimpinan Luar Negeri Jaringan Kemandirian Nasional (DPLN Jaman) Jepang, Andri Santoso dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (23/9).


Andri memprediksi, Pilpres 2024 satu putaran akan menghemat anggaran negara hingga Rp22 triliun.

Ia merinci, Pagu Anggaran Pemilu 2024 hingga putaran pertama untuk KPU RI sebesar Rp27,39 triliun, sementara Bawaslu RI Rp11,6 triliun. Sementara untuk putaran kedua, anggaran untuk KPU dan Bawaslu mencapai Rp22 triliun dengan rincian KPU sebesar Rp17,34 triliun dan Bawaslu Rp4,65 triliun.

Anggaran sebesar itu, kata dia, lebih baik dialokasikan untuk kebutuhan yang lebih bermanfaat. Seperti percepatan pembangunan IKN, transisi energi, ketahanan pangan, maupun pengembangan iptek.

"Jika memang visi dan misi yang akan diusung sama, kenapa harus berbeda. Toh, kedua paslon merupakan representasi dari keberlanjutan pembangunan yang dicanangkan Presiden Jokowi," tutup Andri.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya